Disperindag Pamekasan Segera Bangun Pasar Kolpajung

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali merencanakan pembangunan pasar tradisional Kolpajung.

Rencananya, pembangunan itu dimulai awal tahun 2023. Setelah mendapat sinyal dari pemerintah pusat untuk keberlanjutan rencana pembangunan pasar Kolpajung setelah tahun sebelumnya gagal akibat terkena recofusing untuk penanganan pandemi Covid-19.

Untuk pembangunan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Pamekasan tersebut, awalnya mengajukan anggaran lebih dari Rp 100 miliar. Tetapi, dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) tentu anggarannya butuh penyesuaian dengan harga satuan terbaru. Karena sebagian harga barang naik dan biaya transportasi juga akan mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada sinyal (pembangunan, red), sejauh ini kita melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk review DED (detail engineering design) pasar Kolpajung,” kata Kepala Disperindag Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, Rabu (07/09/2022).

Pembangunan pasar Kolpajung rencananya akan dimulai pada awal tahun 2023. Tentu, menurut Mantan Kepala Disparibud Pamekasan ini, sebelum pembangunan dimulai, pihaknya harus mempersiapkan tempat penampungan pedagang yang rencananya akan direlokasi ke lapangan Kowel Kelurahan Kowel.

“Sementara tempat yang paling memungkinkan itu adalah Lapangan Kowel, jarak dari lokasi awal masih terjangkau. Apalagi, lahannya memang lahannya pemda,” tandasnya.

Pihaknya menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait rencana pembangunan pasar Kolpajung, termasuk jadwal dimulainya pengerjaan. Karena, hal itu berkaitan dengan relokasi pedagang yang membutuhkan tenaga ekstra.

“Kalau lelangnya sudah dimulai, maka suka tidak suka kita harus bergerak, makanya kita sekarang dalam proses persiapan semua. Termasuk review DED itu,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya berencana pembangunan pasar Kolpajung itu akan dilakukan secara keseluruhan, mengingat kondisi pasar yang telah memprihatinkan. Sehingga, pembangunan pasar itu butuh dukungan semua pihak agar rencana tersebut terealisasi dengan baik demi keberlangsungan perekonomian masyarakat.

“Total, semuanya akan dibangun. Ngapain masih tersisa, pasar kolpajung sudah rusak seperti itu, jadi semuanya akan dibangun. Karena pasar itu akan menjadi kebanggaan masyarakat Pamekasan. Punya pasar megah, konsepnya modern. Oleh karena itu, kami minta dukungan semua pihak,” pintanya. (Md/red)

Berita Terkait

Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep Tekankan Mutu Pendidikan dan Penguasaan Teknologi
Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep Tekankan Mutu Pendidikan dan Penguasaan Teknologi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Berita Terbaru