DKPP Sumenep Lamban Tangani Hama Tikus di Masalembu, Komisi II: Ayo Bicarakan Bersama

Senin, 20 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Serangan hama tikus pada lahan pertanian di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meresahkan petani setempat.

Salah seorang petani, Mohammad Albar menceritakan,  hingga saat ini keluhan masyarakat setempat belum kunjung ada solusi. Harapannya, segera teratasi dengan bantuan dari Pemkab Sumenep.

“Kami ingin ada solusi agar masyarakat Masalembu tidak gagal panen sehingga saat ada cuaca buruk tidak kekurangan pangan,” harapnya, Senin (20/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bertani, lanjutnya, masyarakat Masalembu hanya mengandalkan penghasilan dari  menangkap ikan. Sebagian, bekerja ke luar daerah.

“Jadi, bantuan untuk memberantas hama dari pemerintah sangat diharapkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Rina Suryandari mengatakan, pihaknya saat ini belum dapat membantu sepenuhnya karena belum memiliki data pasti kerusakan tanaman akibat serangan hama tikus.

“Kami di sini menunggu data tentang berapa luasan yang diserang hama tikus di Masalembu. Setelah itu, kami akan ditindaklanjuti,” tuturnya singkat.

Di sisi lain, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Juhari mengaku akan memperhatikan keluhan petani Masalembu.

Sebagai langkah kongkret, komisinya akan mengundang pihak terkait untuk memusyawarahkan persoalan tersebut.

“Nanti, semua pihak bisa ketemu, antara masyarakat Masalembu, dinas terkait serta DPRD untuk membahas dan menyelesaikan persoalan itu,” tandasnya.

Politisi PPP itu menegaskan, persoalan hama tikus harus segera teratasi sehingga potensi kekurangan pangan akibat gagal panen dapat dihindari.(red)

Berita Terkait

Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terbaru