ESDM Jatim dan SKK Migas Turun ke Lokasi Air Sumur Bor Mengandung Minyak di Sumenep

Rabu, 4 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) setempat, bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur serta SKK Migas, turun ke lokasi sumur bor yang mengeluarkan air bercampur minyak bumi di Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, sesuai alat pendeteksi yang dibawa saat di lokasi Selasa (03/09/2024) kemarin, hasilnya sumur bor itu tidak terdapat kandungan H2O atau air, hanya mengandung gas metan yang sangat kecil.

“Jadi, hasil deteksi sementara air sumur bor yang bercampur gas bumi itu tidak ada kandungan yang berbahaya. Ada kandungan gas metan tapi sangat kecil. Dan tidak terkandung H2O,” ujar Dadang, Rabu (04/09/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadang menuturkan, petugas ESDM Provinsi Jawa Timur telah mengambil sampel air sumur bor itu untuk diteliti di Laboratorium.

“Kami tunggu hasilnya seperti apa, karena masih proses penelitian di ESDM Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.

Saat ini, kata Dadang, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi sumur bor tersebut.

“Di lokasi sumur bor itu sudah dipasang garis polisi dan sumur sementara ditutup. Masyarakat dilarang mendekati lokasi, karena khawatir ada yang mencoba bermain api. Kandungan gas metan memang kecil, tapi ketika ada percikan api itu yang berbahaya,” ungkapnya.

Sebelumnya, sumur bor milik M. Suhayu, yang digali pada November 2023, mengeluarkan air bercampur minyak bumi.

Hal itu diketahui ketika pemilik sumur mengecek air pada Sabtu (31/08/2024).

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Desa Lobuk

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Berita Terbaru