Gali Khazanah Keislaman, Pemkab-PCNU Sumenep Gelar Musabaqah Qiraatil Kitab

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat pembukaan acara Musabaqah Qiraatil Kitab di Pendopo Agung Keraton setempat.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat pembukaan acara Musabaqah Qiraatil Kitab di Pendopo Agung Keraton setempat.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur bekerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) menggelar Musabaqah Qiraatil Kitab (MQK) di Pendopo Agung Keraton setempat, Kamis (19/10/2023).

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pelaksanaan MQK merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang kepada santri untuk meningkatkan kemampuannya dalam membaca dan memahami kitab kuning.

“Tanpa peningkatan SDM, santri tidak akan mampu bersaing. Acara semacam ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh para santri untuk terus berkompetisi,” harap Bupati, saat memberikan sambutan pembukaan acara MQK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang nomor 1 di Pemkab Sumenep itu berpesan kepada para peserta untuk berjuang sepenuh tenaga dalam mengikuti kegiatan MQK. “Berjuanglah untuk menjadi yang terbaik, bukan sekadar menunjukkan yang terbaik,” kata Fauzi.

Di tempat yang sama, Wakil Rais PCNU Sumenep, KH. Imam Hendriyadi mengatakan, kegiatan MQK diadakan untuk meningkatkan kapasitas santri dalam memahami khazanah keislaman. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para santri di Sumenep betul-betul memiliki kecakapan ilmu alat sebagai dasar membaca kitab klasik yang dikenal dengan istilah kitab kuning.

“Ini penting bagi para santri, mereka harus bisa membaca dan memahami kitab karya ulama terdahulu,” ucap Kiai Hendri.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Sumenep, Kamiluddin menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti lomba MQK sebanyak 51 orang. Seluruh peserta telah diseleksi oleh Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di tingkat kecamatan.

“Sebenarnya, di Sumenep ada 24 MWC, cuma yang melakukan seleksi hanya 17 MWC. Ini hanya semacam adu final, sebab yang ikut sekarang adalah mereka yang juara I, II dan III di tingkat kecamatan,” jelas Kamiluddin.

Sekedar diketahui, para peserta Lomba MQK harus membacakan kitab Fathul Qarib dengan kriteria penilaian kefasihan membaca, pemahaman makna dan kedalaman analisis.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru