Pasien BPJS di Salah Satu Puskemas di Pamekasan Disuruh Bayar Mandiri, Keluarganya Kecewa!

Kamis, 2 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Hal yang tak terduga terjadi pada seorang pasien rawat inap di salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, seorang pasien rawat inap di Puskesmas Pademawu Pamekasan terpaksa harus di pulangkan setelah mendapat keterangan dari salah seorang perawat bahwa pasien BPJS harus bayar mandiri apabila telah lebih dari lima hari di rawat.

Karena hal itu, kemudian pasien rawat inap yang berasal dari Dusun Mongging Desa Pademawu itupun harus dibawa pulang oleh keluarga meski dalam keadaan yang masih belum sembuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarganya pun mengaku kecewa lantaran pasien yang di rawat inap tersebut menggunakan BPJS, yang dikketahui bahwa apabila menggunakan BPJS tidak ada limit “GRATIS”.

“Ketika hari ke 4 rawat inap petugas mengatakan jika lebih 5 hari rawat inap maka biaya tidak ditanggung BPJS lagi dan akan ditanggung sendiri oleh pasien, atau pasien terpaksa harus dirujuk ke Rumah sakit,” ungkap Wahyudi, saat memberikan keterangan kepada media ini, Kamis (02/05/2024).

Tidak hanya keluarganya, bahkan tetangganya pun pernah mengalami hal serupa dan terpaksa harus di pulangkan meskipun dalam keadaan masih sakit.

“Bahkan ada salah satu tetangga saya juga rawat inap dan terpaksa dipulangkan karena ketika di rujuk ke RSUD penuh, padahal pasien masih belum sembuh,” ungkapnya lagi.

Sementara Kepala UPTD Puskesmas Pademawu dr. Jeni Novita Anggraeni saat dimintai keterangan menjelaskan, bahwa hal tersebut sudah merupakan ketentuan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS.

“Untuk rawat inap dari BPJS hanya ditanggung maksimal lima hari mas, jika lebih dari itu maka pasien harus dirujuk dan kalau pasien tidak mau dirujuk dan harus tetap menginap di puskesmas maka harus bayar biaya sendiri karena itu sudah ketentuan dari BPJS,” jelasnya.

Berita Terkait

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

Berita Terbaru