SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi momentum refleksi serius terhadap kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di daerah. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menegaskan bahwa persoalan gizi tidak bisa dipandang sebagai isu pelengkap, melainkan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.
Pada momentum Hari Gizi Nasional ini, dr. Erliyati menekankan bahwa pemenuhan gizi seimbang merupakan faktor kunci dalam membentuk kualitas kesehatan masyarakat. Gizi yang baik tidak hanya berperan dalam mendukung pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak, daya tahan tubuh, serta kemampuan seseorang untuk belajar dan bekerja secara optimal. Oleh karena itu, edukasi gizi sejak dini menjadi langkah strategis untuk mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan.
“Pemenuhan gizi yang seimbang sejak dini sangat menentukan kualitas kesehatan seseorang sepanjang hidupnya. Asupan gizi yang tepat berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga fungsi organ, serta mencegah berbagai penyakit, baik infeksi maupun penyakit tidak menular,” jelas dr. Erliyati, Minggu (25/1/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan bahwa rumah sakit tidak hanya berperan sebagai tempat pengobatan, tetapi juga pusat edukasi dan promosi kesehatan, termasuk dalam upaya perbaikan status gizi masyarakat. RSUD dr. H. Moh. Anwar, kata dia, terus memperkuat layanan gizi klinik, konseling nutrisi, serta pendampingan pasien dengan penyakit kronis yang sangat bergantung pada pengaturan asupan gizi.
Lebih jauh, dr. Erliyati mengingatkan bahwa pencegahan selalu lebih efektif dan lebih murah dibandingkan pengobatan. Edukasi gizi sejak dini—mulai dari ibu hamil, balita, hingga remaja—menjadi kunci untuk memutus mata rantai masalah kesehatan di masa depan.
“Investasi terbaik bangsa adalah memastikan generasi mudanya tumbuh sehat dan cerdas. Dan itu dimulai dari piring makan di rumah,” ujarnya.
Peringatan Hari Gizi Nasional, lanjut dr. Erliyati, harus menjadi pengingat bersama bahwa urusan gizi bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan tugas kolektif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga tokoh masyarakat.
“Jika kita ingin Sumenep maju dan berdaya saing, maka kita harus memastikan masyarakatnya sehat. Dan kesehatan itu berawal dari gizi yang baik,” pungkasnya.
Dengan semangat Hari Gizi Nasional, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berkomitmen terus mengambil peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang komprehensif, humanis, dan berbasis pencegahan.
Penulis : Red
Editor : Red







