Ini Tanggapan Ketum LDKS PIJAR Soal Aksi 11 April

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar demonstrasi besar-besaran pada 11 April 2022. Aksi tersebut, berisikan tuntutan stop wacana tunda pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden.

Menyikapi aksi 11 April, Ketua Umum Lembaga Diskusi Kajian Sosial Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (LDKS PIJAR) Bondan Madani mengatakan siklus 20 atau 30 tahunan dinamika bangsa Indonesia salah satu dasar yang mempengaruhi akan diadakannya agenda turun ke jalan oleh kaum intelektual muda.

“Jika kita menilik kebelakang, perjalanan negara ini tidak lepas dari dua faktor dan salah satunya pemuda. Sejak tahun 1908 berdirinya Budi Utomo, 1928 Hari Sumpah Pemuda, 1945 Hari Indonesia Merdeka, 1966 Peristiwa TRITURA hingga jatuhnya ORLA ke ORBA, sampai ke Reformasi 1998,” ulas Bondan, Kamis (07/04/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Bondan menambahkan bisa saja kejadian besar akan tercipta di tahun ini. Pasalnya jarak dari tahun 1998 ke tahun ini yaitu 2022 kurang lebih 24 tahun.

“Kami tidak mendoakan bahwa Presiden akan lengser jika aksi tersebut benar-benar terlaksana. Tetapi berdasarkan hasil kajian diskusi dan fakta-fakta sejarah, tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi. Apalagi jika itu dimulai atau diawali dari kota ujung timur pulau Jawa yaitu Banyuwangi, pasti akan meledak menjadi isu nasional dan diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya

Terakhir sang raja demo itu sedang memantau perkembangan terbaru dari pergerakan organisasi kemahasiswaan Banyuwangi baik itu intra maupun ekstra kampus. Selain isu tunda pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden, solusi dan langkah pemerintah untuk mengatasi masalah minyak goreng yang mengalami lonjakan harga beberapa waktu terakhir perlu disuarakan.

“Dalam waktu dekat, kami akan menemui para ketua umum organisasi kemahasiswaan baik intra maupun ekstra kampus. Kami akan sharing bertukar pikiran dan diskusi mengenai aksi 11 April yang sedang ramai diperbincangkan semua kalangan. Jika memang menjadi keharusan dan kewajiban, kami siap turun bersama-sama menyuarakan keadilan,” pungkasnya. (her)

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru