Jalan Licin Akibat Tumpahan Garam Ancam Keselamatan Pengendara

Sabtu, 18 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satlantas Polres Sumenep menghentikan truk pengangkut garam tanpa penutup.

Anggota Satlantas Polres Sumenep menghentikan truk pengangkut garam tanpa penutup.

SUMENEP, detikkota.com – Ceceran tumpahan garam yang jatuh dari truk pengangkut mengancam keselamatan pengendara di jalan raya Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kondisi tersebut kerap menyebabkan puluhan pengendara mengalami kecelakaan akibat jalanan menjadi licin.

Sekretaris Desa Karang Anyar, Massuri menceritakan, sedikitnya ada 40 pengendara yang melapor mengalami kecelakaan ke pihak pemerintah desa karena jalan yang dilaluinya licin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu yang melapor, sementara yang tidak melapor tentu juga banyak,” ucapnya, Jumat (17/11/2023).

Menurutnya, sepanjang jalan raya di Desa Karang Anyar berubah menjadi licin sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Karena pada jam-jam tersebut garam yang berceceran sudah mencair menjadi air.

“Kalau siang aman, karena garam yang jatuh belum mencair. Namun pada malam hari sangat berbahaya,” sebut Massuri.

Pemerintah Desa, lanjutnya, telah melaporkan kondisi tersebut kepada sejumlah perusahaan pembeli garam di Desa Karang Anyar agar tumpahan garam bisa dikurangi sehingga tidak menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“PT Garam pernah turun, melakukan penyemprotan air di sepanjang jalan desa. Namun sekarang sudah tidak ada penyemprotan lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Meluas, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara
Cari Rumput di Tegalan, Warga Batang-Batang Dikejutkan Temuan Mayat Terbakar
Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura
Pemkab Sumenep Siagakan Jajaran dan Fasilitas Pendukung untuk Tangani Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Diduga Dipicu Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Terbakar
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polresta Sumenep Lakukan Penyelidikan
Tiga Rumah dan Kandang Sapi di Guluk-Guluk Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:15 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Cari Rumput di Tegalan, Warga Batang-Batang Dikejutkan Temuan Mayat Terbakar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Pemkab Sumenep Siagakan Jajaran dan Fasilitas Pendukung untuk Tangani Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB