Jumlah Pendaftar PPK Seribu Lebih, KPU Sumenep Apresiasi Antusias Masyarakat

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, KPU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai melakukan tahapan rekrutmen AD HOC, khususnya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pendaftarannya sudah dibuka sejak tanggal 20 dan berakhir 29 November 2022.

Komisioner KPU Sumenep Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Rafiqi Tanziel mengapresiasi antusias masyarakat yang ikut serta mendaftarkan diri sebagai badan ad hoc Pemilu. Apalagi jumlah pendaftar PPK membludak Hingga Tembus 1.114 orang yang tersebar di 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

“Antusias masyarakat ini perlu kita apresiasi bahwa mereka juga ingin berpartisipasi aktif di dalam proses Pemilu di Kabupaten Sumenep,” kata Tanziel, Rabu (30/11/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tingginya angka pendaftar tersebut, kata dia, tidak lepas dari peran serta tim KPU dan dukungan dari rekan-rekan media. Sebab, pesatnya teknologi membuat tim KPU semakin mudah menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui dunia digital.

Terlebih lagi, dukungan dari media yang selalu inten memberitakan tahapan rekrutmen tersebut dari awal. Sehingga informasi rekrutmen PPK semakin cepat menyebar dan masif. Sehingga masyarakat semakin mudah menyerap informasi dan tertarik untuk mendaftarkan diri.

Tanziel menuturkan, berdasarkan sistem informasi anggota KPU dan Badan Ad hoc (SIAKBA) tercatat ada 1.114 Orang pendaftar PPK se-Kabupaten Sumenep.

“Setelah tim kami melakukan verifikasi akun administrasi ada 383 orang yang dinyatakan tidak lulus administrasi, dan ada 731 yang dinyatakan lulus administrasi,” paparnya.

Menurutnya, penyebab tidak lolosnya administrasi, karena di sistem aplikasi SIAKBA ada yang hanya membuat akun tapi tidak dilengkapi dengan surat dokumen, kemudian ada juga surat-surat yang dibutuhkan dalam dokumen pendaftaran calon PPK itu tidak lengkap.

“Seperti surat kesehatan tidak dilengkapi, kemudian ada juga tidak melampirkan ijazah, tidak ada KTP, kemudian juga hal-hal yang penting yang harus dilampirkan dalam SIAKBA itu tidak lengkap, seperti yang kita butuhkan,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, setelah proses pendaftaran tuntas, KPU akan melakukan penelitian administrasi. Sementara hasilnya akan diumumkan pada 2 Desember 2022.

“Kemudian yang lolos penelitian administrasi nanti mengikuti tes tulis CAT yang akan kita laksanakan pada tanggal 6-7 Desember 2022, InsyaAllah pelaksanaan CAT kita akan bekerja sama dengan Kampus UNIJA Sumenep,” terangnya.

Dari hasil CAT itu nanti, KPU akan mengambil tiga kali kebutuhan PPK di masing-masing kecamatan berdasarkan rangking. Artinya, kebutuhannya sebanyak 5 Orang, jadi setiap kecamatan ada 15 orang untuk mengikuti proses tes selanjutanya.

“Dari hasil wawancara itu nanti, kemudian diambil 10 orang, 5 di antaranya sebagai anggota PPK dan lima lainnya untuk pergantian antar waktu (PAW),” ujarnya.

Pihaknya berharap mereka yang mendaftar benar-benar serius dan memiliki integritas dalam menyelenggarakan Pemilu 2024.

“Semoga dengan banyak dan beragamnya pendaftar kita bisa dapatkan penyelenggara adhoc terbaik yang bisa bekerja secara independen dan profesional mengawal demokrasi di Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (Md/red)

Berita Terkait

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan
Tutup Muktamar NU di Jombang, Prabowo Tegaskan Strategi Pemerintah Angkat Rakyat dari Kemiskinan
Dokter Nadya Isra Miranti Rampungkan PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, Siap Terapkan Nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 09:18 WIB

BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Kamis, 3 September 2026 - 07:19 WIB

Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan

Kamis, 3 September 2026 - 06:12 WIB

Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi

Selasa, 1 September 2026 - 23:37 WIB

Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD

Berita Terbaru