Kapolres Sumenep Menjelaskan Kronologi Penemuan Bayi di Talango

Rabu, 11 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko menjelaskan perihal penemuan bayi di Kecamatan Talango, Sumenep Madura Jawa Timur.

Ia menjelaskan, bahwa Kapolsek Talango mendapat informasi perihal penemuan bayi sekitar pukul 16.00 Wib sore dari seorang saksi bernama Purwati.

“Sekitar pukul 16 Kapolsek Talango mendapat informasi bahwa telah ditemukan sosok bayi laki-laki,” kata AKBP Edo Satya Kentriko, Rabu (11/01/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan bayi ini sangat mengejutkan masyarakat khususnya di Talango, Sumenep Madura.

Sungguh tega orang tua yang dengan sengaja membuang bayi tak berdosa tersebut. Padahal, banyak orang yang ingin punya anak.

Berdasarkan penuturan Asisten Perawat PMB Tuti Puspiyawati mengatakan, bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dengan mengunakan sehelai kain.

“Ada kain bedong, selimut tipis dan uang Rp 5 ribu,” kata Tuti Puspiya Wati RA Siti Tunyani, Selasa (10/01/2022).

Secara singkat ia menjelaskan perihal kronologi penemuan bayi tersebut berawal pada saat dirnya melakukan bersih-bersih rumah kemudian terdengar tangisan bayi.

“Tadi bersih di rumah diatas terus dengarin anu bayi nangis kok ada dimana ternyata tak lihat ada tas di depan kursi,” kata dia menerangkan.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 4 sore pada saat usai bersih-bersih. bayi tersebut dengan berat badan sebesar 1,7 kg dengan tinggi badan sekitar 49 cm.

“Dia cuma pakai bedong, sama selimut dan bayinya dalam keadaan kotor, seperti ada pasir dan darah,” ujarnya.

Untuk dugaan sementara kata dia untuk waktu kehamilan terbilang cukup dan tidak termasuk bayi prematur.

Namun, diperkirakan saat berada dalam kandungan, bayi kemungkinan mengalami kekurangan gizi.

“Itu ukuran yang cukup, bukan prematur,” jelasnya. (Ali)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terbaru