Kemenag Sumenep Sarankan Pontren Tertib Administrasi

Selasa, 27 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan Pondok Pesantren di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Nyatakan telah kantongi izin operasional Selasa (27/07/2021).

Saat ini, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep mencatat, terdapat 411 pondok pesantren (Ponpes) di berbagai daerah yang memiliki izin.

PLT Kasi Pondok Pesantren Kemenag Sumenep, Moh Rifa’i Hasim mengatakan, izin operasional ini berfungsi untuk memudahkan proses pemantauan dan keberadaan masing-masing pesantren. Selain itu, juga bisa di cek secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 411 itu yang terdaftar di emis cuman ada 372 Pondok pesantren (Pontren) dan selebihnya belum masuk di emis”, ujar Moh Rifa’i (22/7)

Kendati demikian, pria yang karap disapa Pak Rifa’i itu berpesan, bagi pesantren yang masih belum terdaftar, untuk segera mengurus pendaftaran di Kemenag setempat. Sedangkan bagi pesantren yang izinnya mati, supaya segera mengurus perpanjangan lagi.

“Kalau pondok pesantrennya terdaftar dan memiliki izin operasional dan sudah terdaftar di emis Pontren maka bisa mengusulkan bantuan pemerintah seperti mendapatkan dana BOS dan lain sebagainya”, ucapnya.

Rifa’i beharap, kedepannya pendataan tanda daftar pesantren semakin tertata dengan baik, tertib administrasi, dan yang jelas semakin kuat peranannya di masyarakat.

“Jadi bagi pesantren yang tidak tau tentang pendataan atau tentang pembaharuan izin bisa tanyakan kepada pontren yang lain atau bisa langsung ke Kemenag”, tutupnya. (Fer)

Berita Terkait

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru