Ketua PCNU Sumenep Apresiasi Kinerja Polisi, Kapolres: Minim Bukti, Perlu Scientific Crime Investigation untuk Ungkap Kebakaran di MWCNU Lenteng

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufik saat menerima kunjungan Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko di kediamannya, Desa/Kecamatan Guluk-Guluk.

Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufik saat menerima kunjungan Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko di kediamannya, Desa/Kecamatan Guluk-Guluk.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep, Jawa Timur terus melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran kayu bahan bangunan milik Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Lenteng.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, KH A. Pandji Taufik menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Polres Sumenep dalam pengungkapan pelaku pembakaran kantor MWC NU Lenteng.

“Kami terus berdoa dan berharap agar cepat terungkap. Mudah-mudahan fitnah ini segera terungkap serta upaya yang sungguh-sungguh dari Polres Sumenep yang melibatkan semua pihak bisa berhasil,” harapnya, Rabu (10/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko melakukan silahturahmi ke kediaman Ketua PC NU setempat, pada Selasa (9/5/2023) malam.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Edo mengatakan bahwa, pihaknya diback up oleh Tim Labfor Polda Jatim dan Ditreskrimum Polda Jatim dalam upaya pengungkapan penyebab kebakaran di kantor MWC NU Lenteng.

“Kami menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu yang berkembang, karena kami masih berupaya mengungkap penyebab kebakaran ini,” pinta Kapolres.

Sebelumnya, Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko didampingi Wakapolres Kompol Soekris Trihartono, Kasat Reskrim Ako Irwan Nugraha dan Kapolsek Lenteng AKP Bondan Wibowo turun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)  di belakang Kantor MWC NU Kecamatan Lenteng. Polres Sumenep dibantu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim.

“Kegiatan olah TKP ini, merupakan bentuk keseriusan Polres Sumenep dalam mengungkap kasus kebakaran,” tegasnya.

Lebih lanjut Kapolres menuturkan bahwa, setelah menerima laporan dari Pengurus MWC NU Kecamatan Lenteng pihaknya langsung bertindak, salah satunya dengan melakukan oleh TKP.

“Alhamdulillah, olah TKP berjalan dengan lancar, sesuai yang kita harapkan. Pengungkapan kasus ini perlu adanya pendekatan Scientific Crime Investigation (penyidikan berbasis ilmiah),” tandasnya.

Untuk diketahui, Scientific Crime Investigation (SCI) atau penyidikan berbasis ilmiah yang diterapkan sebagai terobosan dalam proses peradilan pidana, dalam pengaturan dan praktiknya masih terdapat beberapa permasalahan. Di antaranya yaitu masih belum diatur secara rapi dalam hukum acara pidana, sehingga menyebabkan proses peradilan yang masih jauh dari adanya prinsip fair trial, seperti ketidakjelasan prosedur karena pengaturan yang tidak terkodifikasi, ketidakadilan pihak yang dapat mengakses penyidikan ilmiah tersebut, serta adanya ketidakbakuan metode sehingga berimplikasi pada ketidakpastian hasil dari pemeriksaan ilmiah ini sebagai alat bukti.

Padahal apabila mengingat capaian selama ini, scientific crime investigation ini telah menjadi alat yang ampuh dalam pembuktian apabila tidak dapat ditemukan saksi dan sulitnya menemukan tersangka melalui kontribusinya yang dapat mentransformasikan barang bukti yang semula hanya diam dan berfungsi sebagai bukti demonstratif dalam pembuktian menjadi alat bukti keterangan ahli, surat, dan petunjuk yang tentunya memiliki kekuatan pembuktian.

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional
Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Rabu, 29 April 2026 - 23:17 WIB

Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya

Rabu, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB