Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng di pesisir Plengsengan Ancol, Banyuwangi, Selasa (3/3/2026).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng di pesisir Plengsengan Ancol, Banyuwangi, Selasa (3/3/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa (3/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan kawasan nelayan terpadu.

“Saya datang untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan di Banyuwangi. Ini akan menjadi pusat hilirisasi langsung produk nelayan di sini,” ujar Trenggono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan itu, Trenggono didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Keduanya berkeliling melihat sejumlah fasilitas yang tengah dibangun, mulai dari pabrik es portable, musala, hingga fasilitas pendukung lainnya.

KNMP Lateng mengusung arsitektur khas Suku Osing dengan ornamen batik Gajah Oling. Enam unit bangunan utama dirancang memadukan konsep modern dan kearifan lokal sebagai identitas kawasan pesisir Banyuwangi.

Trenggono menyatakan apresiasinya terhadap desain dan kualitas pembangunan kawasan tersebut. Ia juga menyebut KNMP Banyuwangi memiliki konsep berbeda dibandingkan daerah lain karena menitikberatkan pada hilirisasi hasil tangkapan nelayan yang langsung diolah menjadi produk kuliner.

Fasilitas yang disiapkan di antaranya dermaga sandar perahu, tempat pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, unit pengolahan hasil laut, serta kawasan kuliner bahari. Pemerintah juga berencana menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di lokasi tersebut.

Menurut Trenggono, model tematik seperti di Banyuwangi dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir melalui kombinasi sektor produksi perikanan dan kuliner.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan kepada nelayan serta berdialog langsung dengan mereka. Pemerintah pusat, kata dia, akan memberikan bantuan kapal untuk mendukung aktivitas nelayan setempat.

Sementara itu, Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi atas penetapan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kawasan nelayan terpadu di Indonesia. Ia berharap KNMP Lateng dapat menjadi pusat ekonomi baru yang meningkatkan pendapatan nelayan.

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, akan melakukan pendampingan dalam pengelolaan kawasan, terutama terkait standar operasional prosedur, kebersihan, kualitas makanan, dan tata kelola lingkungan.

Penulis : Bi

Editor : Bi

Berita Terkait

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar
Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?
Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar

Berita Terbaru