Panglima TNI : Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Bergerak ke Arah yang Lebih Baik

Kamis, 5 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya pada acara Komunikasi Sosial TNI-Polri dan aparat Pemerintahan tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya pada acara Komunikasi Sosial TNI-Polri dan aparat Pemerintahan tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual

JAKARTA, detikkota.com – Kita patut bersyukur penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah bergerak ke arah yang lebih baik, namun kondisi ini tidak boleh membuat kita berpuas diri, kuncinya ada pada disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya pada acara Komunikasi Sosial TNI-Polri dan aparat Pemerintahan tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual, bertempat di Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Rabu (4/11/2020).

Menurut Panglima TNI, disiplin menjadi kunci agar masyarakat dapat tetap produktif dalam kegiatannya sehari-hari namun tetap aman dari Covid-19. “Memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan harus sudah menjadi bagian dari hidup kita,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa masyarakat harus merasa tidak pas bila ke luar rumah tanpa memakai masker atau tidak nyaman bila berkerumun saat di luar rumah.

“Upaya testing, tracing dan treatment harus ditingkatkan agar penularan semakin dapat ditekan, semakin banyak pasien yang sembuh dan menekan angka kematian. Sebagai impelementasi dari inpres No.6 tahun 2020 maka sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah mutlak diperlukan,” ungkap Panglima TNI

Pengawasan disiplin protokol kesehatan di masyarakat melalui upaya bersama ketiga unsur pemerintah tersebut harus berdampak pada meningkatnya disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan, demikian pula dengan upaya meningkatkan 3T.

“Artinya di tengah situasi krisis seperti saat ini kita harus dapat melihat peluang dan kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Hanya dengan sinergi untuk bersatu dan bergerak bersama, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan akibat pandemi,” tandasnya.

Pandemi tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan tetapi juga mengguncang perekonomian masyarakat dan memaksa kita untuk menerapkan kebiasaan baru berupa protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah merubah wajah dunia dan berdampak signifikan terhadap miliaran penduduk bumi seluruh dunia merasakan akibatnya, tidak terkecuali Indonesia yang sampai saat ini telah mencatatkan angka kasus positif mencapai lebih dari 415 ribu kasus dan menempati peringkat 19 di dunia.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pandemi. Pemerintah terus berupaya mengembangkan vaksin yang saat ini telah memasuki uji klinis fase-3.

Pemerintah akan memastikan bahwa vaksin itu aman sebelum diberikan kepada rakyat.

“Sampai vaksin tersedia maka tidak ada cara lain untuk mengendalikan pandemi kecuali dengan 3m memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan selain itu tentu saja upaya 3T testing, tracing dan treatment yang massif,” imbuh Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan dampak pandemi Covid-19 ini harus perhatikan bersama karena memiliki implikasi yang cukup luas. Diantaranya berupa permasalahan sosial di masyarakat yang meningkat.

Sebetulnya tidak hanya tingkat kesejahteraan yang menurun, juga terdapat kerawanan jangka panjang contohnya dimana anak-anak sebagai generasi penerus bangsa tidak mendapatkan cakupan gizi yang cukup akibat menurunnya taraf hidup, padahal mereka adalah bonus demografi yang sangat menentukan pada dekade mendatang.

“Sebagai aparat pemerintah TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah beserta perangkatnya harus saling sinergi dalam upaya akselerasi penanganan Covid-19, tidak ada kata kendor dalam pengabdian kita bersama melawan musuh yang tidak tampak oleh mata dan tidak mengenal batas negara ini,” ujarnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar
Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara
Polres Mojokerto Sediakan Shelter Gratis untuk Ojol, Kurir hingga Taksi Online
Bupati Sumenep Dorong Penguatan Spiritual ASN Lewat Gerakan Baca 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah
Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep Tekankan Mutu Pendidikan dan Penguasaan Teknologi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:46 WIB

APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara

Berita Terbaru