Pembuangan Bayi di Gapura Terungkap, Pelaku Masih Muda

Jumat, 16 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan Bayi yang ditemukan warga

Penemuan Bayi yang ditemukan warga

SUMENEP, detikkota.com – Pelaku pembuangan bayi yang terjadi di Gapura tepatnya di bawah pagar tembok pembatas belakang Puskesmas Gapura Desa Gapura Barat, akhirnya terungkap.

Keterangan AKP Widiarti S, Kasubbag Humas Polres Sumenep, pengungkapan itu pada hari Jumat (16/10/2020) sekira pukul 16.00 Wib di Dusun Talesek Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura.

“Pengungkapan dilakukan oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep tepatnya di rumah tersangka Dusun Talesek Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura,” ungkap Widi, Jumat (16/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka diketahui bernama YF (17), merupakan pengangguran warga Dusun Talesek Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura, dan AD (24), merupakan Karyawan Swasta warga Dusun Talesek Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura.

Kronologi kejadian pada hari Jumat (16/10/2020) sekira pukul 15.30 Wib Unit Resmob mendapat informasi keberadaan tersangka dan melakukan penyanggongan di sebelah rumah tersangka.

“Selanjutnya kedua tersangka di bawa ke Kantor Polres Sumenep. Keduanya juga terancam Pasal 308 KUH Pidana,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Gapura Barat Kecamatan Gapura dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang terbungkus kardus di belakang Puskesmas Gapura.

Penemuan bayi tersebut pada Jumat pagi (18/9/2020) sekira pukul 08.00 WIB, ditemukan oleh warga setempat di belakang Puskesmas Gapura Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Informasi yang berhasil di himpun media ini, bayi yang berjenis kelamin laki-laki tersebut masih hidup, ditemukan dalam keadaan terbungkus kardus dan ditutup dengan kain. (Md)

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru