Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Program MBG Lewat Monitoring SPPG

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Probolinggo saat melakukan monitoring dan evaluasi fasilitas dapur serta instalasi pengolahan limbah di SPPG Pondokkelor 2 Kecamatan Paiton.

Tim Satgas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Probolinggo saat melakukan monitoring dan evaluasi fasilitas dapur serta instalasi pengolahan limbah di SPPG Pondokkelor 2 Kecamatan Paiton.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) memperketat pengawasan pelaksanaan program MBG dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (16/3/2026).

Kegiatan monitoring dilakukan di SPPG Pondokkelor 2 Kecamatan Paiton serta SPPG Besuk Kidul Kecamatan Besuk. Tim Satgas MBG dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Bappelitbangda Juwono P. Utomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hary Tjahjono, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, DPUPR dan camat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam monitoring tersebut, tim meninjau sejumlah fasilitas pendukung operasional SPPG, mulai dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL), dapur produksi, tempat pencucian peralatan, area pengemasan hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP).

Sjaiful Efendi mengatakan kegiatan monev ini dilakukan untuk memastikan tata kelola program MBG berjalan sesuai standar sekaligus mengantisipasi potensi permasalahan di lapangan.

“Monitoring ini bertujuan memastikan pengelolaan program MBG berjalan dengan baik serta meminimalisir kemungkinan kejadian di lapangan seperti keracunan makanan, temuan ulat pada makanan maupun penolakan dari masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab Probolinggo juga membentuk satuan tugas hingga tingkat kecamatan guna meningkatkan kontrol terhadap pelaksanaan program MBG.

Dari hasil monitoring sementara, pelaksanaan program MBG secara umum dinilai berjalan cukup baik. Namun tim masih menemukan sejumlah catatan yang perlu segera diperbaiki, terutama terkait kapasitas instalasi pengolahan air limbah.

Menurut Sjaiful, kapasitas IPAL di salah satu SPPG baru mencapai sekitar 12 ribu liter, sementara standar minimal yang dibutuhkan mencapai 19 ribu liter sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas.

Selain itu, tim juga menemukan belum adanya portal pengaduan masyarakat serta belum tersedianya SOP penanganan jika terjadi kejadian luar biasa seperti keracunan makanan.

“Hasil monitoring ini akan kami laporkan secara berjenjang kepada Satgas Provinsi Jawa Timur serta Badan Gizi Nasional sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Ia menegaskan apabila perbaikan terhadap catatan tersebut tidak segera dilakukan dalam batas waktu yang diberikan, pemerintah daerah akan merekomendasikan penghentian sementara operasional SPPG yang bersangkutan.

Sementara itu, Kepala SPPG Pondokkelor 2 Fathor Rohman menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Satgas MBG yang memberikan arahan dan masukan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan layanan.

Setelah melakukan monitoring di SPPG Pondokkelor 2, tim melanjutkan kegiatan serupa ke SPPG Besuk Kidul Kecamatan Besuk. Di lokasi ini tim menemukan bahwa instalasi pengolahan air limbah belum terbangun sehingga direkomendasikan untuk segera dibangun agar memenuhi standar yang ditetapkan.

Penulis : Sya

Editor : Id

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Pimpin Apel Besar, Perkuat Sinergi Sabuk Kamtibmas dengan Masyarakat
Kepala SPPG Bejreh Barokah Bangsa Sampaikan Permintaan Maaf Terkait MBG yang Diterima Siswa SDN Karanganyar
Program MBG di Sumenep Kembali Disorot, Wali Murid Keluhkan Menu Diduga Tak Layak di SPPG Prenduan
Wow !!! Pasar Pujasera Subang Sebentar Lagi Akan Di Sulap Jadi Mega Mall, Penasaran Kan Wargi Subang? Mari Kita Simak
Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Persit Kodim Sumenep Tanam Pohon di Kalianget, Peringati HUT ke-80 dengan Aksi Lingkungan
Rabat Beton Jalan Gang H. Ilham Cikopo Mulai Dikerjakan, Warga Apresiasi
Harlah ke-66 PMII, Bupati Haris Tekankan Penguatan Peran Kader dan Peradaban

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Apel Besar, Perkuat Sinergi Sabuk Kamtibmas dengan Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 22:51 WIB

Kepala SPPG Bejreh Barokah Bangsa Sampaikan Permintaan Maaf Terkait MBG yang Diterima Siswa SDN Karanganyar

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

Wow !!! Pasar Pujasera Subang Sebentar Lagi Akan Di Sulap Jadi Mega Mall, Penasaran Kan Wargi Subang? Mari Kita Simak

Rabu, 29 April 2026 - 15:42 WIB

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Persit Kodim Sumenep Tanam Pohon di Kalianget, Peringati HUT ke-80 dengan Aksi Lingkungan

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB