Pemkab Sumenep Kirim Bantuan Sembako Tahap II ke Pulau Masalembu

Jumat, 3 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengirimkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga Pulau Masalembu yang sempat mengalami krisis bahan pangan akibat cuaca buruk.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Wahyu Kurniawan Pribadi mengatakan, bantuan sembako dari Pemkab Sumenep dikirimkan dengan kapal reguler tujuan Masalembu, Kapal Sabuk Nusantara 155, pada Jumat (3/3/2023), pukul 08.00 WIB dari Pelabuhan Kalianget.

“Ini merupakan upaya maksimal dari Bapak Bupati, selain lewat permohonan kepada Gubernur Jatim, yang bantuannya sudah sampai kemarin ke Masalembu, dari Pemkab Sumenep sendiri dikirim hari ini”, jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wahyu, bantuan sembako yang akan dikirimkan di antaranya, berupa beras, minyak goreng, mei instan, sarden, dan sereal. “Semoga tambahan bantuan ini bisa mengatasi masalah keterbatasan bahan pangan di Masalembu akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa minggu terakhir”, harapnya.

Sebelumnya, stok sembilan bahan pokok (sembako) di Kepulauan/Kecamatan Masalembu kosong. Warga setempat terpaksa harus makan singkong rebus untuk bertahan hidup. Kekosongan bahan makanan itu dampak dari cuaca buruk di perairan Sumenep. Kapal pengangkut sembako tujuan pulau itu tidak bisa berlayar dan tertahan di daratan.

Langkah cepat hasil koordinasi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menangani krisis ketersediaan stok pangan di Pulau Masalembu akibat cuaca buruk. Bupati Achmad Fauzi melayangkan surat ke Gubernur Jawa Timur Khafifah Indar Parawansah meminta agar beras cadangan provinsi (BCP) bisa didistribusikan ke Pulau Masalembu.

Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Provinsi Jawa Timur, serta Koarmada II. Sebab, BCP harus didistribusikan menggunakan kapal TNI AL mengingat kondisi cuaca di perairan Masalembu masih buruk.(red)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara
Polres Mojokerto Sediakan Shelter Gratis untuk Ojol, Kurir hingga Taksi Online

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terbaru