Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen PE2HU Kemenhaj Jaenal Effendi bersama Menteri Pertanian dan Dirut Bulog melepas ekspor beras ke Arab Saudi di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Dirjen PE2HU Kemenhaj Jaenal Effendi bersama Menteri Pertanian dan Dirut Bulog melepas ekspor beras ke Arab Saudi di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

JAKARTA, detikkota.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana 2.280 ton beras Nusantara ke Arab Saudi untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Ekspor ini menjadi yang pertama dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia.

Pelaksanaan ekspor dilakukan oleh Perum Bulog berdasarkan keputusan Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan keputusan Badan Pangan Nasional. Volume ekspor disesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini yang mencapai sekitar 205.420 orang, termasuk petugas.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj, Jaenal Effendi, menyebut langkah ini sebagai terobosan penting dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah berbasis produk nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini menjadi pecah telur setelah bertahun-tahun penantian agar beras Indonesia dapat digunakan untuk konsumsi jemaah haji di Arab Saudi,” ujar Jaenal saat pelepasan ekspor di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Acara pelepasan turut dihadiri Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta jajaran pejabat terkait.

Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan beras yang diekspor merupakan hasil panen baru dari Jawa Barat dan Jawa Tengah yang diproses langsung tanpa melalui stok lama. Pengolahan dilakukan di fasilitas Wilmar di Serang dan Mojokerto serta pabrik Bulog di Karawang dan Subang.

“Beras yang dikirim memiliki kualitas super premium, dengan tingkat pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen. Ini merupakan kualitas tertinggi yang pernah diproduksi Bulog,” ujarnya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menambahkan, ekspor didukung kondisi produksi dan stok nasional yang kuat. Per Maret 2026, stok beras nasional mencapai 3,7 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah pada periode yang sama.

Sementara itu, Abdul Kharis mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian tersebut. “Ini bukan hanya memenuhi kebutuhan jemaah, tetapi juga membuka captive market beras Indonesia di luar negeri,” katanya.

Pengiriman beras direncanakan melalui jalur pelayaran Hyundai, Wan Hai, dan Kota Sejati dengan estimasi keberangkatan 7 Maret 2026 menuju Pelabuhan Jeddah. Pemerintah memastikan proses pengiriman memperhatikan kondisi geopolitik dan keamanan logistik.

Ekspor ini diharapkan menjadi model integrasi layanan haji sekaligus membuka peluang ekspor komersial produk pangan nasional secara berkelanjutan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan
Libatkan Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Banyuwangi Jadi Contoh Penerapan Ekonomi Biru ASEAN
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:34 WIB

Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:46 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB