Peringati Hari Jadi Banyuwangi, Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama

Minggu, 19 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kabupaten Banyuwangi memperingati hari jadinya yang ke-250 pada 18 Desember 2021. Pada puncak peringatannya, para tokoh lintas agama menggelar doa bersama untuk kebaikan Banyuwangi.

Puncak acara Harjaba digelar upacara bendera di Pendopo Sabha Swagata Blambangan secara hybrid. Diikuti oleh seluruh ASN secara langsung maupun virtual. Kemudian, dilanjutkan tasyakuran yang juga dibarengi dengan pemberian penghargaan kepada insan Banyuwangi yang berprestasi dan berkontribusi positif bagi daerah.

“Jika sebelum pandemi, biasanya peringatan Harjaba (Hari Jadi Banyuwangi) meriah. Namun, di suasana yang masih pandemi ini, kita juga arahkan dengan kegiatan-kegiatan pemberdayaan, sekaligus berdoa bersama dengan tokoh-tokoh agama untuk kebaikan Banyuwangi ke depan,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, usai upacara peringatan Harjaba ke-250, di Pendopo Sabha Swaghata, Sabtu (18/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehari sebelumnya, dilakukan pembagian sembako dan 25 ribu paket nasi yang dilakukan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serempak se Banyuwangi,. Tidak hanya berbagi, gerakan sosial ini juga untuk memberdayakan warung nasi. Gelaran ini juga dirangkai dengan Khotmil Quran sebanyak 25.000 kali di berbagai instansi, kantor kecamatan, kelurahan, desa dan lembaga-lembaga pendidikan.

“Hari ini, kami bersama seluruh rakyat Banyuwangi juga menyalurkan santunan kepada 2.500 anak yatim seluruh penjuru Banyuwangi,” ungkap Ipuk. Ipuk bersama Forkopimda juga menyerahkan santunan pada 250 anak yatim di pendopo.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Sugirah, Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Kav. Eko Julianto Ramadhan, Danlanal Banyuwangi Letkol (P) Ansori, dan perwakilan dari Polresta Banyuwangi, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri. Hadir pula Ketua MUI KH. M. Yamin serta Ketua Dewan Kesenian Banyuwangi, Hasan Basri bersama sejumlah budayawan.

Usai upacara digelar tasyakuran dan doa bersama dari berbagai agama. Satu persatu berbagai pemuka agama Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Islam berdoa dengan tata cara masing-masing.

“Semoga Banyuwangi meningkatkan prestasi dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua BAMAG, Pendeta Anang.

Doa dan harapan juga disampaikan oleh Suminto, Ketua PHDI Banyuwangi. Dia menyampaikan apresiasinya atas capaian-capaian yang telah dilakukan oleh pemkab.

“Sinergitas antar semua elemen teruslah dijaga sehingga bisa meningkatkan produktivitas masyarakat, komunikasi terus dilakukan. Semoga keadilan terus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Banyuwangi,” kata Suminto.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua MUI Banyuwangi, KH Mohamad Yamin. “Hari ini kami berkumpul atas nikmat kemerdekan yang Engkau berikan kepada kami warga Banyuwangi. Berilah kekuatan kepada kami dan kuatkan sinergi di antara kami dalam menciptakan perdamaian dan kerukunan agar kami bisa mencetak prestasi yang lebih tinggi. Berikan kelapangan dada agar kami bisa saling membantu,” doa KH Yamin memungkasi doa bersama tersebut.

Ipuk menambahkan bahwa berdoa bersama ini adalah semangat untuk terus menjaga kerukunan dan kebhinnekaan yang ada di Banyuwangi. “Sekaligus simbol bahwa semua elemen siap bergandengan tangan bangkit dari situasi pandemi yang berpengaruh pada kehidupan sosial ekonomi kita semua,” tambah Ipuk.

Dalam rangkaian Harjaba juga digeber penyaluran bantuan berbasis program pemerintah. Di antaranya adalah penyaluran asuransi kepada 2.500 nelayan Banyuwangi, penyaluran 250 kursi roda dan kaki palsu bagi difabel, serta peresmian 250 bedah rumah yang telah digeber sejak bulan lalu.

“Pada momentum yang spesial ini, kami juga telah menyalurkan beasiswa Banyuwangi Cerdas sebesar Rp 3,9 Miliyar serta melaporkan telah melakukan percepatan perbaikan insfrastruktur

jalan sepanjang 766 KM,” imbuh Ipuk.

Lebih dari itu, di momen Harjaba ini, Pemkab Banyuwangi akan menerima 2.100 sertifikat atas aset-asetnya yang berupa tanah dan bangunan (team)

Berita Terkait

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara
Polres Mojokerto Sediakan Shelter Gratis untuk Ojol, Kurir hingga Taksi Online
Bupati Sumenep Dorong Penguatan Spiritual ASN Lewat Gerakan Baca 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:46 WIB

APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB

Pendidikan

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Senin, 19 Okt 2026 - 12:06 WIB