Polda Sulteng Buru Kelompok MIT Sesuai Perintah Kapolri

Rabu, 2 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Sesuai perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso akhirnya berkantor di Poso untuk memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Seperti diberitakan sebelumnya kelompok sparitis ini diduga menjadi pelaku pembantaian satu keluarga di Sigi beberapa waktu lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya perintah Kapolri tersebut untuk Kapolda Sulteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perintah Kapolri hari Selasa 1 Desember 2020, Kapolda Sulteng berkantor di Poso dan diback up oleh tim terbaik Bareskrim Polri,” jelas Raden Argo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/12/2020).

Kadiv Humas Polri menambahkan, bahwa Satgas Tinombala (gabungan aparat TNI-Polri ) masih melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT.

Menurut Raden Argo, Tim Densus 88, Pasukan TNI, dukungan drone serta intel IT dikerahkan guna membantu proses pengejaran terhadap kelompok teroris pimpinan Ali Kalora.

“Pasukan satgas Operasi Tinombala akan menyusuri beberapa desa di wilayah tersebut,” tambah Raden Argo.

Masih kata Kadiv Humas Polri, aparat gabungan TNI – Polri selain memburu Kelompok MIT, juga melakukan trauma healing kepada warga paska aksi teror yang dilakukan kelompok MIT. 

Penempatan personil Brimob di tiga lokasi di areal transmigrasi Desa Levonu Sigi juga dikerahkan guna memberikan rasa aman kepada warga.

“Bantuan Sembako 400 paket dari Polda Sulteng untuk masyarakat transmigrasi yang mengungsi di Dusun Levonu. Lalu perbaikan 6 buah rumah tinggal atau pos pelayanan umat sudah mulai dilaksanakan inisiasi dari Polda Sulteng untuk kecepatan serta bantuan proses pemakaman korban berupa 4 peti mati dan bantuan duka air mata,” jelas Raden Argo.

Untuk mengantisipasi adanya kabar Hoax yang dapat memprovokasi masyarakat, Raden Argo mengatakan pihaknya sudah melakukan dialog dengan tokoh masyarakat, agama serta tokoh adat Sulteng agar masyarakat tak termakan isu hoaks.

“Pertemuan dengan pihak MUI, FKUB, Media dan Komnas HAM sudah dilakukan untuk meredam suasana agar tetap kondusif,” pungkas Raden Argo. (Dw.A/tim/red)

Berita Terkait

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru