Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di depan SPBU Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, yang diduga menyebabkan sejumlah pengendara motor mengalami kecelakaan.

Kondisi jalan di depan SPBU Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, yang diduga menyebabkan sejumlah pengendara motor mengalami kecelakaan.

SUMENEP, detikkota.com — Proyek galian gorong-gorong di jalan provinsi depan SPBU Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan masyarakat setelah diduga menyebabkan sejumlah kecelakaan lalu lintas.

Warga menilai proyek tersebut dikerjakan tanpa penanganan keamanan yang memadai usai proses penggalian dilakukan. Lubang bekas galian disebut hanya ditimbun secara sederhana tanpa pengerasan yang layak.

Kondisi semakin membahayakan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam hari. Tanah timbunan dilaporkan amblas dan meninggalkan lubang di tengah jalan yang membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara dari arah Pamekasan menuju Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kondisi tersebut, belasan pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami kecelakaan di lokasi yang sama sejak malam hingga siang hari.

Warga sekitar sempat melakukan penimbunan tambahan secara swadaya untuk mengurangi risiko kecelakaan. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama karena tanah kembali mengalami penurunan.

Adi, warga setempat, mengatakan kecelakaan terjadi berulang kali di lokasi proyek tersebut.

“Mulai pagi sampai sore banyak korban kecelakaan. Ada warga sekitar dan juga pengendara dari luar daerah,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Persoalan tersebut kemudian dilaporkan warga kepada aktivis Lembaga BIDiK, Sunan Abimanyo. Ia menilai pihak pelaksana proyek dan instansi terkait lalai dalam memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, seharusnya terdapat petugas penjagaan maupun pemasangan rambu peringatan yang jelas di sekitar area proyek untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Sunan juga mendesak dinas terkait bersama pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan dan penanganan di lokasi proyek agar tidak menimbulkan korban tambahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemborong maupun instansi terkait mengenai penanganan jalan amblas tersebut.

Penulis : A

Editor : Id

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:04 WIB

PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole

Berita Terbaru