Puluhan Paskibraka Banyuwangi Di Kukuhkan Bupati Banyuwangi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang. Pengukuhan yang digelar di aula pendopo Sabha Swagata Blambangan berlangsung khidmat, Jumat (13/8/2021) malam.

Ada prosesi yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Para paskibraka tahun ini adalah pertama yang bertugas di masa pandemi covid 19, setelah tahun 2020 lalu, kegiatan serupa ditiadakan akibat pandemi yang baru masuk ke Indonesia.

Praktis, pada tahun ini, seluruh anggota paskibraka menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, suasana tetap berlangsung khidmat dan haru. Terutama saat mereka mengucapkan ikrar Putra Indonesia dan saat melakukan prosesi mencium sang saka merah putih sambil diiringi lagu “Padamu Negeri”. Tak sedikit yang terlihat berkaca-kaca.

Usai mengukuhkan para anggota paskibraka yang terdiri atas 72 orang ini, Bupati Ipuk memberikan ucapan selamat.

“Selamat kepada anak-anak yang telah terpilih. Kalian adalah putra terbaik Banyuwangi yang telah melalui berbagai proses sampai akhirnya berdiri disini. Kalian memiliki fisik yang prima, mental yang kuat, moralitas yang baik, dan disiplin yang tinggi. Pertahankan ini,” kata Ipuk.

Ipuk menyebut, mendapatkan kepercayaan untuk mengibarkan sang saka merah putih adalah suatu kebanggaan tersendiri.

“Saya harap ini menjadi bekal bagi kalian untuk terus memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, sehingga kalian mampu menjadi contoh bagi masyarakat dan generasi muda lainnya,” ujar Ipuk.

Sementara itu, Koordinator pelatih Paskibraka 2021, Kompol Sudarsono menjelaskan, para anggota paskibraka tersebut berlatih sangat disiplin. Selain ditempa secara fisik dan mental, mereka juga dituntut untuk mampu menerapkan prokes dengan ketat.

“Prokes benar-benar kami berlakukan, mulai dari bangun pagi, makan, latihan hingga istirahat. Karena kondisi pandemi, biasanya waktu latihan yang full, kali ini hanya separuh waktu. Ini juga sekaligus untuk menjaga kondisi anak-anak,” tutur Sudarsono.

Begitu pula saat pelaksanaan, tambah Sudarsono, untuk mengantisipasi penularan covid 19, tim yang bertugas dibagi dua.

“Di tahun-tahun sebelumnya, tim yang turun adalah pasukan 17 – 8 – 45, sekarang komposisinya dibagi dua. Pasukan 17 dibagi dua. Pasukan 8 tetap delapan orang. Pasukan 45 dibagi dua. Sisanya yang separuh stand by di asrama,” terangnya.

Dijelaskan Sudarsono, upacara akan dimulai jam 7 pagi. “Kami tidak menggelar detik-detik upacara, melainkan langsung pengibaran bendera merah putih. Selanjutnya seluruh pejabat akan mengikuti upacara detik-detik proklamasi yang digelar pemerintah pusat secara virtual. Berikutnya, sore harinya akan dilakukan upacara penurunan bendera merah putih,” jelas Sudarsono.

Dalam upacara yang akan digelar di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi ini, pada pagi hari yang bertugas sebagai pembentang bendera adalah Bima Cahya Dinanta (SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi), dengan pengerek bendera yang juga berasal dari sekolah yang sama, Muchammad Rega Dzikrillah Ramadani serta pengulur bendera Alrino Anggoro Wibowo (SMAN 1 Giri).

Di sore harinya, Gala Pangestu dari SMAN 1 Glagah bertugas sebagai pembentang sekaligus pelipat bendera. Radita Deo Pratama (SMKN 1 Kalipuro) sebagai pengerek bendera dan Dern Arya Putra Wiranata (SMAN 1 Purwoharjo) sebagai pengulur sekaligus pelipat bendera (*)

Berita Terkait

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terbaru