Punya Gangguan Mental, Warga Pragaan Sabet Tukang Traktor dengan Arit

Selasa, 10 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban yang sedang dirawat di Puskesmas Pragaan

Korban yang sedang dirawat di Puskesmas Pragaan

SUMENEP, detikkota.com – Sapraji (40) warga Dusun Treta, Desa Larangan Perreng, dianiaya oleh Abdul Hadi (65) saat bekerja di tanah tegal Dusun Aengsoka, Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (9/11/2020).

Menurut keterangan AKP Widiarti S, Kasubbag Humas Polres Sumenep, peristiwa itu terjadi pada hari Senin, (9/11/2020) sekira pukul 16.00 Wib saat korban Sapraji menjalankan mesin traktor bersama Fathor Rahman di tanah tegal milik Pak Kus (Alm) yang saat ini di kelola oleh Pak Hel.

“Datang Pak Abdul Hadi (pelaku) sambil megang arit mendekat ke Pak Hel. Tanpa ada sebab permasalahan yang jelas pelaku menyabetkan sebilah arit diarahkan pada perut Pak Hel, namun Pak Hel dengan sigap mundur kemudian langsung melarikan diri,” ungkap Widi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, lanjut Widi, pelaku mendekat ke korban yang sedang menjalankan traktor dan langsung menyabetkan arit pada lengan korban sebanyak satu kali yang mengakibatkan luka robek pada lengan kanan.

Namun dengan spontan korban dalam kondisi luka melarikan diri. Dan selanjutnya Fathor Rahman membawa Korban ke Puskesmas Pragaan untuk di lakukan perawatan.

Sementara, pelaku yang merupakan seorang petani warga Dusun Aengsoka Desa Pragaan Laok diduga mengalami gangguan jiwa. Dan sebab permasalahan itu karena korban merusak tanda dan batu milik pelaku.

“Menurut Catatan keluarga bahwa pelaku mempunyai gangguan mental,” tukasnya. (Md)

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru