Ratusan Peserta KPM PKH di Pamekasan Mundur Usai Verifikasi

Jumat, 8 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Peserta KPM PKH di Pamekasan Mundur Usai Verifikasi

Salah Satu Peserta KPM PKH di Pamekasan Mundur Usai Verifikasi

PAMEKASAN, detikkota. com – Lebih dari 300 peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memilih mundur dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Hanafi, Kordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan mengatakan, ratusan KPM itu memilih mundur usai dilakukan verifikasi yang berlangsung saat labelisasi stiker di rumahnya masing-masing.

“Banyak yang memundurkan diri. Mungkin karena merasa malu dan punya kesadaran sendiri. Itu yang kami harapkan memang sebagai upaya penyadaran mindset penerima,” kata Hanafi, Kamis (7/1/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya kegiatan labelisasi stiker di rumah KPM ini kata Hanafi merupakan wujud transparansi publik. Sisi lain mengantisipasi terjadinya ketidak tepatnya sasaran.

Sementara, dari total 54.990 KPM yang saat ini terdapat 300 lebih peserta KPM yang memundurkan diri di 13 Kecamatan itu masih bersifat sementara.

Ia menyebut, nantinya dimungkinkan akan ada penambahan dikarenakan saat ini proses verifikasi melalui labelisasi stiker masih terus berlangsung sampai pertangahan bulan.

“Sekarang proses verifikasi masih terus berjalan. Jadi belum kita rampungkan dari data secara keseluruhan Kabupaten,” tutupnya (Fauzi)

Berita Terkait

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
BELA PURWAKARTA APRESIASI BENNI IRWAN, ABADI DALAM SILATURAHMI
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Berita Terbaru