Resmi Dikukuhkan, Bupati Sumenep Harap TPAKD Optimalkan Potensi Akses Keuangan

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Ruang Arya Wiraraja Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Ruang Arya Wiraraja Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Tujuannya,  tim tersebut mampu mengoptimalkan potensi sumber dana daerah dalam upaya mendorong pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan akses keuangan.

“TPAKD menjadi bagian penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, mendorong keadilan sosial, meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat melalui inklusi dan literasi keuangan,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi, usai Pengukuhan dan Forum Group Discussion (FGD) TPAKD Kabupaten Sumenep di Ruang Arya Wiraraja Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Selasa (23/5/2023).

Bupati berharap, keberadaan TPAKD mampu menggali potensi ekonomi daerah yang bisa dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan kepada masyarakat, seperti nelayan, pelaku UMKM dan pedagang pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap TPAKD dapat mewujudkan ketersediaan akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat, dengan mendorong peningkatan peran industri jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pintanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, TPAKD harus bisa mencari terobosan baru dalam membuka akses keuangan yang lebih produktif kepada masyarakat, supaya pelaku usaha lebih mudah untuk mendapatkan pendanaan dalam mengembangkan usahanya.

“TPAKD juga bertugaa mencari formulasi yang sesuai dengan regulasi supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan penguatan modal usaha, sehingga mereka terhindar dari rentenir yang berkedok jasa keuangan,” tegasnya.

Terpisah, Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar mengaku mendukung penuh terbentuknya TPAKD tersebut, agar Sumenep ke depan akan lebih maju dan mandiri dalam bingkai ‘Bismillah Melayani’.

“Saya mewakili perbankan di Sumenep yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) mendukung penuh terbentuknya TPAKD,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru