Resmi Dilantik, Bupati Fauzi Berharap FKUB Sumenep Berperan Aktif Menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi resmi mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep periode 2022-2027, di kantor Sekretariat PKK setempat, Rabu (14/12/2022).

Bupati Sumenep dalam sambutannya, menyampaikan, FKUB Kabupaten Sumenep mempunyai peran strategis untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama di daerah.

Semangat kebersamaan dan gotong royong para founding fathers dalam menetapkan bentuk dan dasar negara dalam bingkai kebhinekaan, harus terus kita dijaga dan dipupuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FKUB itu mempunyai peran sosialisasi, promosi, advokasi, dan konsultasi dalam menjalani peran dan fungsinya guna merawat kerukunan antar umat beragama, sehingga tidak terjadi konflik di Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Bupati menuturkan, sejak dulu, masyarakat terkenal dengan ramah, santun, dan rukun, buktinya di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep berjejer tiga bangunan rumah ibadah berbeda yang jaraknya berdekatan yakni Gereja, Klenteng Tri Dharma dan Masjid.

“Desa itu dikenal dengan sebutan kampung toleransi, karena meskipun rumah ibadah tiga agama berdekatan, namun masyarakat tidak ada konflik saat menjalankan ibadah,” kata Suami Nia Kurnia Fauzi ini.

Untuk itu, pengurus FKUB yang baru dikukuhkan ini, diharapkan bersama pemerintah daerah mampu menjadi perekat terhadap perbedaan yang ada dan menjadi wadah solutif terhadap permasalahan umat beragama yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Mari kita bersama-sama menjaga rasa kebersamaan, toleransi antarumat beragama, dan kondusifitas di Kabupaten Sumenep,” ajak Bupati sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan.

Mengingat akhir-akhir ini ada kasus yang sengaja ingin menciptakan resistensi konflik, utamanya terkait kerukunan antar umat beragama dengan mengajarkan paham-paham intoleran dan radikal.

“Seluruh elemen masyarakat agar menjaga stabilitas dan kondusivitas Kabupaten Sumenep, utamanya dari penyebaran paham-paham radikal dan intoleran yang berefek negatif terhadap kerukunan dan keberagaman,” terangnya.

Bupati Fauzi berharap, dengan pengukuhan ini pengurus FKUB Kabupaten Sumenep periode 2022-2027 dapat langsung mejalankan amanah yang diberikan dengan baik.

“Selamat menjalankan tugas. Bangun komunikasi yang baik untuk menciptakan kerukunan umat beragama, keamanan, dan kenyamanan di Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Untuk diketahui, susunan kepengurusan atau keanggotaan FKUB Kabupaten Sumenep Periode 2022-2027 adalah Ketua KH. Qusyairi, Sekretaris KH. Ali Rifqi Abdullah dan Bendahara KH. Ach. Subaidi. (Md/red)

Berita Terkait

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri
Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:18 WIB

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:44 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Berita Terbaru