Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Kebangsaan Banyuwangi, Tampilkan Ragam Budaya Nusantara

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karnaval Kebangsaan 2026 di Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Karnaval Kebangsaan 2026 di Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Ribuan pelajar di Kabupaten Banyuwangi memeriahkan Karnaval Kebangsaan 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Karnaval yang berlangsung sejak pagi tersebut menyuguhkan beragam budaya Nusantara. Lebih dari 1.000 pelajar tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK negeri dan swasta ambil bagian dengan mengenakan kostum serta menampilkan atraksi yang merepresentasikan berbagai daerah di Indonesia.

Antusiasme masyarakat juga terlihat di sepanjang rute karnaval sejauh sekitar 2,5 kilometer, mulai dari Kantor Pemkab Banyuwangi hingga Taman Blambangan. Ribuan warga memadati sisi jalan untuk menyaksikan parade tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, karnaval bukan hanya menjadi ajang menampilkan kostum dan kreativitas, tetapi juga sarana menumbuhkan semangat nasionalisme melalui seni dan budaya.

“Karnaval ini tidak sekadar menampilkan kostum, musik, dan kreativitas. Lewat karnaval ini kita ingin menunjukkan bahwa nasionalisme juga bisa tumbuh lewat seni, budaya, kreativitas dan kebersamaan,” ujar Ipuk.

Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan harus dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya dan ikut mempersiapkan masa depan Banyuwangi maupun Indonesia.

“Pemkab akan terus mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membangun Banyuwangi dan Indonesia. Semangat kita sederhana, kita bekerja bersama agar bisa tumbuh bersama,” katanya.

Karnaval diawali barisan pembawa bendera Merah Putih dan penampilan grup drumband. Setelah itu, para kontingen berjalan dengan mengenakan beragam kostum yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia, mulai dari Bali, Sulawesi, Sumatera Barat, Kalimantan, Madura, Aceh, Papua hingga daerah lainnya.

Sejumlah peserta juga menampilkan fragmen yang mengangkat tradisi dan sejarah dari berbagai daerah.

SMPN 4 Banyuwangi, misalnya, mengusung tema budaya Madura. Selain menampilkan busana khas, para peserta menyuguhkan tradisi Rokat Tase’, ritual masyarakat pesisir Madura sebagai ungkapan syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan bagi nelayan.

Sementara itu, SMPN 1 Banyuwangi menampilkan budaya Sulawesi dengan menghadirkan kostum tradisional hingga replika rumah adat Tongkonan.

Kontingen MTsN 1 Banyuwangi mengangkat tema Kerajaan Blambangan. Mereka menampilkan kisah Perang Bayu serta berbagai tradisi dan kesenian masyarakat Osing, seperti Tumpeng Sewu, Mepe Kasur, Tari Seblang, Jaranan Buto, Pencak Sumping, busana pengantin, dan replika rumah adat Osing.

Beragam penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memenuhi sepanjang jalur karnaval.

Para peserta juga mengaku senang dapat terlibat langsung dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI. Salah satunya April, siswi SMPN 5 Banyuwangi, yang tampil mengenakan pakaian adat Papua.

“Senang bisa ikut dalam perayaan HUT Kemerdekaan. Apalagi kita bisa memakai baju adat seperti ini, jadi semakin bangga menjadi orang Indonesia,” ujarnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba
Tol Prosiwangi Gending–Paiton Dibuka Gratis Mulai 30 September, Berlaku 14 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terbaru