RPKD Kabupaten Sumenep 2025-2029 Selesai, Kepala Bappeda Berharap Semua Pemangku Kebijakan Bersinergi

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Diseminasi Laporan Akhir Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Sumenep 2025-2029.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto mengatakan, Dokumen RPKD Kabupaten Sumenep ini, menjadi pijakan dalam melakukan upaya grand design penanggulangan kemiskinan di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah serta pihak-pihak lain atas dukungan dan partisipasinya, sehingga dokumen RPKD Kabupaten Sumenep 2025-2029 bisa terselesaikan dengan Baik,“ kata Arif Firmanto, Rabu (11/12/2024) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya dalam menyusun RPKD 2025-2029 telah melalui beberapa tahapan, di antaranya Focus Group Discussion (FGD) untuk pemetaan kondisi kemiskinan Kabupaten Sumenep, desk pelaksanaan program atau kegiatan dari perangkat daerah, yang dilakukan pendampingan dari tim Universitas Brawijaya (UB).

Secara garis besar tujuan penyusunan RPKD ini dalam rangka mengetahui kondisi kemiskinan dengan karakteristiknya, menyusun kerangka acuan dokumen perancanaan penanggulangan kemiskinan lima tahun ke depan, serta merumuskan rencana tindaklanjut tahunan berupa rencana aksi dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

“Semua itu tidak mungkin tercapai dengan optimal tanpa dukungan dari semua pihak, baik pemerintah melalui perangkat daerah, maupun stakeholder non pemerintah, antara lain BUMN, BUMD melalui program CSR, serta beberapa lembaga non profit seperti Baznas untuk turut serta berpartisipasi dalam upaya pengentasan kemiskinan,” terangnya.

Arif Firmanto menyatakan, forum ini menjadi sarana serap aspirasi dan masukan dari beberapa pemangku kepentingan dan sekaligus menjadi media sosialisasi kepada seluruh stakeholder baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pemangku kebijakan agar mengambil peran dalam bersinergi untuk mengurangi jumlah penduduk miskin, dengan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Hadir dalam Kegiatan itu Perangkat Daerah terkait, beberapa Kepala Desa termasuk Ketua AKD Kabupaten dan Camat.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru