Sempat Luput dari Perhatian Pemerintah, Akhirnya Warga Pakondang dapat Bantuan

Jumat, 5 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pakondang dapat Bantuan dari pemerintah

Warga Pakondang dapat Bantuan dari pemerintah

SUMENEP, detikkota.com – Kini Sumawi (52) warga Dusun Banakara RT 04/RW 03 Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya dia saat ini mendapat bantuan dari Forpimka Rubaru.

Bantuan tersebut langsung diberikan oleh Forpimka Rubaru, diantaranya, Camat, Kapolsek, Danramil, serta aparat Desa Pakondang.

Arif Susanto, Camat Rubaru menjelaskan, bahwa bantuan tersebut merupakan sumbangan dari Forpimka setempat untuk membangun kembali rumah Sumawi yang sebelumnya ambruk akibat hujan deras selama beberapa hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iuran atau sumbangan seadanya, bantuannya itu Sembako dan bahan bangunan,” kata Arif Camat, saat dikonfirmasi media, Jumat (5/2/2021).

Bukan hanya Forpimka kata Arif, tapi pihak perangkat desa juga ikut sumbangan membantu warganya yang tidak mampu.

“Itu perangkat desa juga sumbangan secara pribadi membantu semuanya, dana pribadi perangkat desa dan kalebun (Kepala Desa), karena BTT (Bantuan Tidak Terduga) dari APBDes belum cair,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sumawi warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, hanya bisa pasrah setelah beberapa pekan lalu tempat tinggalnya ambruk akibat hujan deras selama beberapa hari.

Sumawi yang tinggal bersama dengan saudaranya yakni Sunab (56), setiap harinya bekerja sebagai tukang becak. Namun, akibat bencana tersebut barang-barang yang dia miliki untuk sementara diletakkan di rumah saudaranya.

Bukan tanpa alasan, Sumawi sempat membangun tenda dengan terpal untuk dijadikan tempat istirahat dan tidur dengan beralas tikar, apabila ada hujan dan angin yang sangat kencang ia langsung pindah numpang ke rumah sekitar.

Ditanya mengenai bantuan dari pemerintah, dia mengaku sampai saat ini belum ada, baik dari pemerintah desa maupun daerah dan juga pemerintah pusat. Padahal kondisinya sangat memperihatinkan, dirinya jelas merupakan keluarga tidak mampu.

Dari sekian banyaknya jenis bantuan, terutama saat pandemi Covid-19 seperti saat ini yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk masyarakat. Namun tak satupun dari jenis bantuan tersebut yang diberikan kepada Sumawi.

Menurutnya, sempat sebelumnya ada dari aparat Pemerintah Desa setempat meminta KTP untuk diajukan bantuan, namun setelah ditindaklanjuti lagi justru KTP nya hilang.

Dia berharap terhadap pemerintah daerah untuk bisa membangun rumahnya kembali yang sudah rata itu, karena akibat bencana yang sudah menimpanya, sehingga dia bisa hidup normal kembali. (Md)

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan
Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 11:44 WIB

Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan

Rabu, 1 April 2026 - 10:33 WIB

Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:42 WIB

Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui

Berita Terbaru