Teddy Nandung Heryawan Tinjau Kebakaran Pasar Rebo, DPRD Pastikan Pengawalan Penanganan Pedagang

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Purwakarta Teddy Nandung Heryawan saat meninjau lokasi kebakaran Pasar Rebo dan berdialog dengan pedagang, Selasa (24/2/2026).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Purwakarta Teddy Nandung Heryawan saat meninjau lokasi kebakaran Pasar Rebo dan berdialog dengan pedagang, Selasa (24/2/2026).

PURWAKARTA, detikkota.com – Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Purwakarta, Teddy Nandung Heryawan, meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Rebo pada Selasa (24/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pedagang serta percepatan penanganan pascamusibah.

Dalam peninjauan itu, Teddy yang juga anggota Komisi II DPRD Purwakarta berdialog dengan pedagang dan pengurus pasar guna menyerap aspirasi serta mengetahui kebutuhan mendesak di lapangan.

Berdasarkan koordinasi dengan Ketua Perwapa Pasar Rebo, Cecep, diperoleh data sementara bahwa Pasar Rebo memiliki total 200 kios. Dari jumlah tersebut, 70 kios aktif digunakan untuk berjualan, sedangkan 130 kios lainnya difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teddy menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa para pedagang yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Ia menegaskan DPRD, khususnya Komisi II yang membidangi perekonomian dan perdagangan, akan mengawal proses pendataan kerugian agar dilakukan secara cepat, transparan, dan akurat.

Selain itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah segera menyiapkan langkah konkret, termasuk relokasi sementara agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan.

“Kami akan memastikan ada langkah nyata dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk bantuan, relokasi sementara, maupun evaluasi sistem keamanan pasar agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan tata kelola pasar rakyat di Purwakarta, sehingga ke depan fasilitas pasar lebih aman dan layak bagi pedagang maupun pembeli.

Teddy juga mengimbau para pedagang tetap tabah menghadapi musibah tersebut. “Insyaallah kita bangkit bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nal

Editor : Nal

Berita Terkait

Satlantas Polres Sumenep Gelar “Polantas Menyapa”, Edukasi Pengendara Secara Humanis
BEMSU Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Kangean, Desak Penanganan Serius
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Penyaluran LPG 3 Kg di Lumajang Ditata Ulang, Akses Masyarakat Jadi Prioritas
TPS Terganggu Aktivitas Pemulung, Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas
Tambahan Pasokan Digelontorkan, LPG 3 Kg di Lumajang Dipastikan Aman
Parkir Sembarangan Picu Macet di Pasar Anom, Plt Disperkimhub Sumenep Minta Tilang di Tempat
Warga Ciwareng Apresiasi Perbaikan Jalan, Bantah Isu Proyek Siluman

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:30 WIB

Satlantas Polres Sumenep Gelar “Polantas Menyapa”, Edukasi Pengendara Secara Humanis

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WIB

BEMSU Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Kangean, Desak Penanganan Serius

Minggu, 12 April 2026 - 19:58 WIB

Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK

Sabtu, 11 April 2026 - 11:10 WIB

Penyaluran LPG 3 Kg di Lumajang Ditata Ulang, Akses Masyarakat Jadi Prioritas

Jumat, 10 April 2026 - 12:03 WIB

TPS Terganggu Aktivitas Pemulung, Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas

Berita Terbaru