Tiga Hari Terombang-ambing di Laut Sumenep, 6 ABK KLM Sampurna Akhirnya Ditemukan

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Enam anak buah kapal (ABK) KLM. Sampurna GT. 80 asal Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah tiga hari dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Pantura, Kabupaten Sumenep.

Para korban ditemukan oleh nelayan setempat di perairan Dusun Nyamplong Ondung, Desa Kalikatak, sekitar dua mil dari bibir pantai Kecamatan Arjasa, Sumenep, pada Kamis (27/03/2025) pagi. Nelayan bernama Jupri dan rekannya yang tengah melaut melihat para ABK mengibarkan bendera sebagai tanda darurat.

Evakuasi Lancar, Korban Dalam Kondisi Selamat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur KN SAR Permadi, Polairud, Pos SAR Sumenep, serta bantuan warga dan keluarga korban segera melakukan evakuasi. Rencana awal penyisiran diubah menjadi evakuasi langsung terhadap keenam ABK.

Kapolsek Arjasa, yang lebih dulu tiba di lokasi, memastikan kondisi para korban sehat meski mengalami trauma akibat insiden yang mereka alami. Setelah mendapat pertolongan medis di Puskesmas Arjasa, korban dijemput oleh KN SAR Permadi untuk dibawa menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Kronologi Penyelamatan

Sekira pukul 04.15 WIB, nelayan Jupri dan rekannya yang sedang mencari ikan melihat enam orang melambaikan bendera di tengah laut. Saat didekati, mereka mengaku sebagai korban kecelakaan kapal. Para korban kemudian dievakuasi ke rumah warga setempat sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Arjasa untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Pada pukul 13.00 WIB, Kapolsek Arjasa menyerahkan para korban kepada tim KN SAR Permadi. Kapal kemudian bertolak dari Pelabuhan Batuguluk, Arjasa, menuju Pelabuhan Kalianget dengan estimasi tiba pukul 19.00 WIB.

Sinergi Tim SAR Berbuah Keselamatan

Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SAR Surabaya, Polairud, dan nelayan setempat. Dengan kondisi cuaca yang cukup menantang, yaitu gelombang setinggi 0,8 – 1,5 meter dan hujan ringan, koordinasi yang cepat dan tepat menjadi kunci keberhasilan operasi.

Kasat Polairud Polres Sumenep, AKP Moch. Rofiq, S.H., mengapresiasi kerja keras tim SAR dan nelayan yang telah berperan dalam penyelamatan ini. “Sinergi dan kesigapan tim SAR bersama masyarakat sangat berperan dalam menyelamatkan nyawa para ABK yang sempat terombang-ambing di laut selama tiga hari. Alhamdulillah, mereka ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Dengan ditemukannya para korban dalam kondisi baik, operasi SAR dinyatakan selesai. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara instansi terkait dan masyarakat mampu menghadirkan pertolongan cepat dalam situasi darurat.

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Desa Lobuk
BREAKING NEWS: Dua Warga Madura Selamat dari Tragedi KM Virgo, Satu dari Sumenep
BREAKING NEWS: KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 243 Orang di Atas Kapal
Kebakaran Hutan Meluas, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara
Cari Rumput di Tegalan, Warga Batang-Batang Dikejutkan Temuan Mayat Terbakar
Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Kamis, 24 September 2026 - 14:49 WIB

Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Desa Lobuk

Minggu, 13 September 2026 - 14:31 WIB

BREAKING NEWS: Dua Warga Madura Selamat dari Tragedi KM Virgo, Satu dari Sumenep

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WIB

BREAKING NEWS: KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 243 Orang di Atas Kapal

Berita Terbaru