1 Koper CJH Sumenep Dibongkar, 1 Sahara Diganti Koper

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kantor Kemenag Sumenep menimbang koper calon jemaah haji (CJH) pastikan berat sesuai ketentuan.

Petugas Kantor Kemenag Sumenep menimbang koper calon jemaah haji (CJH) pastikan berat sesuai ketentuan.

SUMENEP, detikkota.com – Seluruh koper bawaan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang ditimbang oleh petugas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, pada Rabu (24/5/2023).

Dari ratusan koper, ditemukan 1 koper yang dibongkar oleh pihak jemaah sendiri. Sabab, berat barang yang dibawa melebihi ketentuan, yaitu maksimal 20 kilogram.

Koper yang dibongkar untuk dikurangi bebannya diketahui milik CJH asal Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dibongkar, koper seberat 27 kilogram itu berisi buah apel, gula aren, kacang hijau, kentang, hingga sabun.

“Barang bawaannya ketika ditimbang terlalu banyak. Lebih 7 kilogram. Padahal, sesuai ketentuan maksimal 20 kilo,” kata Sunarwi, anak jemaah haji yang kopernya kelebihan beban.

Menurut Sunarwi, barang-barang itu adalah milik ibunya yang rencananya akan dibawa ke Tanah Suci sebagai bekal melaksanakan ibadah haji.

“Maklum, orang tua. Katanya, di sana itu takut. Takut tidak ada jaminan makan,” ujarnya menirukan kata ibunya.

Selain itu, ada pula seorang jemaah haji asal Pulau Sapudi yang masih menggunakan sahara (koper besar yang biasa digunakan untuk barang yang diletakkan di bagasi pesawat). Bukan koper. Sehingga saat proses penimbangan di Kantor Kemenag Sumenep barang bawaannya harus dipindah ke koper yang telah disediakan.

Sebanyak 769 calon jemaah haji asal Sumenep dijadwalkan berangkat dari GOR A. Yani menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya besok, Kamis (25/5/2023) pukul 14.00 WIB.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru