RPH Surabaya Imbau Warga Tidak Panic Buying, Pasokan Sapi Dipastikan Aman

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda memastikan ketersediaan sapi hidup siap potong dalam kondisi aman hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, mengatakan pihaknya bersama mitra jagal telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan distribusi berjalan lancar.

“Pasokan sapi hidup saat ini dalam kondisi cukup dan terjaga. Ketersediaan ini penting agar harga daging tetap stabil dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir maupun melakukan pembelian berlebihan karena suplai sapi hidup dipastikan aman dan terpantau.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena suplai sapi hidup aman,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan stok, RPH Surabaya juga menjamin seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) sehingga kualitas daging yang beredar tetap terjaga.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok Jawa Timur per 24 Februari 2026, harga daging sapi paha belakang di pasar Surabaya tercatat Rp115.833 per kilogram dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Menjelang Idulfitri, diperkirakan terjadi penyesuaian harga bertahap sekitar Rp5.000 per kilogram. Namun, penyesuaian tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali karena didukung ketersediaan pasokan sapi hidup yang mencukupi.

Penulis : Sur

Editor : Sur

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru