2 ABK Kapal Purse Seine Hilang Di Luat Utara Sumenep

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Nasib malang dialami 2 nelayan asal Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Tauhed (36) dan Montahe (44). Kedua ABK KMN Anjar Sinar Sari itu hilanh saat menjaring ikan di perairan utara kabupaten setempat.

“Dua ABK tersebut hilang ketika menunggu bambu penanda rumpon miliknya,” kata AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep, Rabu (24/5/2023).

Widiarti menceritakan, peristiwa nahas itu berawal ketika kapal purse seine KMN Anjar Sinar Sari yang dinahkodai Sudirman membawa 18 ABK, berangkat dari Pantai Beluk Raja Kecamatan Ambunten menuju rumpon yang dipasang di luat bagian utara Kabupaten Sumenep, pada Selasa (23/5/2023) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sampai di rumpon cakalang/pindang tujuan, para ABK memancing sambil meluangkan waktu untuk istirahat.

Keesokan harinya, Rabu (24/5/2023) setelah Subuh, para ABK mulai menjaring ikan dengan menurunkan 2 ABK, yakni Tauhed dan Montahe, untuk menunggu di bambu penanda rumpon yang jangkar rumponnya sudah diangkat di kapal.

Dua ABK yang diturunkan ke laut itu membawa ban dalam ukuran kecil sebagai pelampung dan ban dalam ukuran besar sebagai tempat lampu reflektor.

Untuk memastikan ikan cakalang/pindang berada di rumpon yang mereka pasang, KMN Anjar Sinar Sari memutari area sekitar rumpon. Saat itu, kapal mengalami kerusakan, kemudi kapal patah.

“ABK melego jangkar untuk memperbaiki kerusakan. Saat itu, dua ABK yang diterjunkan ke laut untuk menjaga bambu penanda rumpon hanyut terbawa arus dan jauh dari kapal hingga tidak terlihat,” terang Widiarti.

Saat ini, upaya pencarian terhadap 2 ABK KMN Anjar Sinar Sari terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB