70.907 Masyarakat Sumenep Belum Memiliki KTP

Sabtu, 21 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Tercatat sebanyak 70.907 warga di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah penduduk di Kabupaten Sumenep sebanyak 1.135.441. Namun, yang sudah memiliki e-KTP mencapai 1.064.534.

“Jadi, masih tersisa 70.907 warga yang belum mengantongi KTP,” kata Kabid pelayanan Disdukcapil Sumenep, Wahasah, Jumat (20/01/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak faktor yang mempengaruhi banyaknya warga yang belum memiliki e-KTP. Diantaranya warga berada di luar daerah maupun luar negeri. Kemudian faktor usia dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), serta kurangnya kesadaran warga sehingga tidak datang ke tempat perekaman.

Padahal, KTP itu menjadi salah satu dokumen penting yang diperlukan untuk mengurusi berbagai kelengkapan administrasi, termasuk penerimaan bantuan dan pelayanan gratis dari pemerintah.

Menghadapi kondisi tersebut, Disndukcapil Sumenep menghadirkan pelayanan Peduli Lansia dan Disabilitas Hadiri Sepenuh Hati (Pelita Hati). Sebagai salah satu upaya jemput bola, agar para lansia di Sumenep dapat memiliki KTP.

“Kita lakukan jemput bola, dengan melakukan perekaman ke desa-desa terpencil, lembaga sekolah dan pondok pesantren,” paparnya.

“Bahkan, kami juga bekerja sama dengan lembaga atau organisasi kemasyarakatan (ormas). Orang disabilitas pun kita datangi untuk perekaman e-KTP. Tapi hingga akhir 2022, masih ada warga yang belum memiliki KTP,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk turut serta berperan aktif dengan melaporkan ke pemerintah desa (Pemdes) setempat, jika mengetahui adanya lansia atau warga yang masih belum memiliki KTP.

“Kepedulian masyarakat itu penting sekali. Khususnya keluarga dekat yang belum memiliki KTP,” pungkasnya. (Md/red)

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB