Hari Batik Nasional 2021, Owner Canteng Koneng: Merawat Batik Sumenep Merupakan Tugas Kebudayaan

Sabtu, 2 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didik Haryanto Ketua DPD Gibran Center Sumenep.

Didik Haryanto Ketua DPD Gibran Center Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com– Dalam kesempatan momentum Hari Batik Nasional yang jatuh pada 02 Oktober tahun 2021. Owner sekaligus designer rumah batik tulis Canteng Koneng (Cako) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Didik Haryanto menyampaikan, batik sebagai sebuah kesenian yang merupakan, mahakarya kebudayaan harus terus dijaga keberlangsungan nya oleh setiap generasi utamanya batik lokal Sumenep.

“Selamat Hari Batik Nasional, membumikan batik merupakan tugas kebudayaan yang tidak bisa ditunda oleh setiap generasi,” katanya. Sabtu 02/10/2021

Atas dasar prinsip tanggung jawab, sebagai generasi muda itulah kemudian rumah batik Cako resmi berdiri pada 2011 silam resmi membumi. Menurut Didik itu tidak terlepas dari harapan dan keinginannya, memoderenisasi batik agar keberlangsungan nya tetap terjaga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu kuanggap sebagai cita-cita suci kebudayaan. Untuk merawat batik khas Sumenep dan memperkenalkan nya kepada masyarakat luas,” jelasnya

Sebab pada sebelumnya, batik Sumenep seoalah hilang bak ditelan bumi. Padahal kata dia, kesenian menggambar diatas kain itu sudah dileguti oleh masyarakat Sumenep jauh sebelum kemerdekaan atau pada masa kolonial

“Beberapa batik tradisional Sumenep pada perkembangannya memang mengalami masa surut. Saya melihat itu salah satunya disebabkan design yang monoton,” urainya

Beruntungnya, pada dekade 90-an ada insiatif dari beberapa individu untuk memperbaharui batik Sumenep, tanpa mengurangi ke khasan dalam aspek goresan garis halus diameter kecil yang menjadi ciri khasnya. Itu kemudian menginspirasi Canteng Koneng membuat design batik modern berciri khas Kabupaten dengan julukan Kota Keris tersebut

“Batik Sumenep, itu memiliki kekhasan tersendiri jika dibandingkan dengan batik-batik dari daerah lain,” tandasnya

Berlahan tapi pasti, harapan anak muda yang satu ini membumikan identitas budaya Sumenep lewat batik mulai menemui titik terang. Hal itu dibuktikan lewat banyaknya anak muda di Kabupaten Sumenep sudah mau menggeluti batik dengan menjadi pembatik

“Saat ini sudah banyak anak muda bermunculan. Itu tidak terlepas dari peran serta pemerintahan Bupati Achmad Fauzi yang membuat program pelatihan batik bagi para santri pada beberapa waktu lalu,” ungkapnya

Tak lupa melalui momentum Hari Batik Nasional 2021, pria muda nan energik ini mengajak semua pihak utamanya pemerintah agar saling bantu binantu untuk terus menggalakkan promosi batik Sumenep, sebagai satu identitas kebudayaan yang tak terpisahkan dalam setiap lipatan sejarah perjalanan Kabupaten Sumenep

“Mari bersama-sama membesarkan batik Sumenep. Agar menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri, dan raja di pasar nasional serta internasional,” ajaknya. (TH)

Berita Terkait

Antusiasme Tinggi, Kapasitas Terbatas: Pemkab Banyuwangi Minta Maaf kepada Penonton Gandrung Sewu
Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal
Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget
Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi
70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Antusiasme Tinggi, Kapasitas Terbatas: Pemkab Banyuwangi Minta Maaf kepada Penonton Gandrung Sewu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Berita Terbaru