Mahasiswa Tagih Janji Politik Fauzi-Eva Saat Kampanye

Jumat, 29 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi dihadang kawat berduri di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumemep

Massa aksi dihadang kawat berduri di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumemep

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung kedalam Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlementer (Gempar), hari ini Jum’at tanggal 29 Oktober 2021 menggelar demonstrasi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur

Kedatangan mahasiswa ini, untuk menuntut realisasi janji politik yang dugaungkan saat kampanye. Salah satunya janji politik terkait pemerataan pembangunan antara Kepulauan dan daratan, bahkan Wakil Bupati terpilih Nyai Hj Dwi Khalifah sampai berjanji untuk berkantor di Kepulauan. Namun, pada faktanya hampir setahun Fauzi-Eva menjabat pembangunan di kepulauan tak kunjung membaik

Justru jurang ketimpangannya semakin dalam. Salah satu contohnya, hingga kini belum terpenuhi kebutuhan dasar listrik di mayoritas Kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep. Dan problem ini merupakan masalah klasik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biasanya setiap musim politik tiba, janji untuk menerangi kepulauan selalu muncul. Tapi seketika gelap ketika musim politik elektoral usai. Belum lagi buruknya pelayanan kesehatan, sempitnya akses pendidikan. Pemenuhan kebutuhan ini menurut Kordinator Aksi Mohammad Nor menyebut bagaikan berharap bintang jatuh dari langit

Nor mencurigai, isu pemerataan ini hanya menjadi komuditas politik para elite pada setiap momentum elektoral. Utamanya isu-isu yanh beririsan dengan Kepulauan

“Ini menjadi PR besar Pemkab Sumenep, dimana ada ketimpangan pembangunan antara daratan dan kepulauan. Salah satunya ketersediaan listrik dan infrastruktur,” katanya, Jum’at 29/10/2021

Tidak hanya itu massa aksi juga menyoroti, tingginya angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Sumenep dan hingga hampir 1 tahun berkuasa Fauzi-Eva tak kunjung memberikan solusi konkrit. Lebih-lebih Kabupaten Sumenep hari ini ada di posisi kedua termiskin di Jawa Timur setelah Sampang.

“Ini menjadi pertanyaan besar teman-teman mahasiswa dan masyarakat. Karena secara kualitas sumber daya alam Kabupaten Sumenep terkaya kedua, kenapa menjadi termiskin kedua di Jawa Timur,” papar Nor.

Atas Fakta-fakta itu Nor menilai jargon Bismillah Melayani hanya menjadi isapan jempol belaka. Atau hanya lips service untuk menarik simpati publik, sebagai bagian cara untuk mendulang elektoral semata. Sebab dalam prakteknya ketimpangan masih terjadi

Maka dari itu, mereka mendesak Pemkab Sumenep melaksanakan pemerataan pembangunan dan juga mendesak Pemkab menciptakan spirit ekonomi kemasyarakatan yang sesuai dengan SDM masyarakat, utamanya petani dan nelayan.

“Selebihnya petani dan nelayan diangkat harkat dan martabatnya, sejauh ini Pemkab Sumenep sudah mempunyai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), namun tidak ada satupun BUMD yang mengawal perikanan dan pertanian. Ini yang akan terus disuarakan mahasiswa kedepan selama kepemimpinan Fauzi Eva,” pungkasnya. (TH)

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut

Berita Terbaru