Dilecehkan Saat Pemotretan Model Cantik Mengadu ke Polisi

Jumat, 23 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Seorang wanita cantik mendatangi Polrestabes Surabaya untuk mengadukan dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang menimpa dirinya, Jumat (23/10/2020).

Wanita berinisial JJ (25), warga Surabaya itu mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual saat menjadi model pemotretran produk sepatu dan baju impor di sebuah tempat perbelanjaan.

“Kejadian itu dialami korban waktu pemotretan di wilayah Surabaya timur,” kata A. Rahman, kuasa hukum korban di Mapolrestabes Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rahman, kliennya mengadukan pria berinisial ADT. Saat tiba di Mapolrestabes Surabaya, korban langsung masuk ke ruang Unit Jatanras untuk menyampaikan aduannya. Korban keluar dari ruangan sekitar empat jam kemudian.

“Jadi kita ke sini untuk melaporkan terkait Undang-undang ITE maupun pornografi yang dialami klien saya,” terang Rahman.

“Tadi klien saya sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Kurang lebih ada sekitar 25 sampai 30 pertanyaan,” tambahnya

Rahman menjelaskan, kliennya tersebut diduga menjadi korban pornografi saat menjadi model pemotretan sepatu dan baju di tempat terduga pelaku. Korban waktu itu sedang ganti baju di kamar ganti. Saat itulah, di wastafel ada sebuah kacamata dan bolpoin yang diletakkan pada buku.

Menurutnya, barang-barang itu dijumpai korban hingga awal sampai akhir sesi pemotretan saat korban ganti baju. Dan anehnya, barang-barang tersebut selalu berpindah-pindah tempat.

“Kejadiannya itu kemarin. Jadi awalnya klien saya ini dapat tawaran jadi model pemotretan katalog produk daripada terlapor pada tanggal 13 Oktober. Kemudian diterima kemarin itu,” ungkapnya.

“Dan saat ganti baju itulah, klien saya ini mencurigai barang-barang tersebut. Bolpoin dan kacamata saat dipegang panas dan nyala ada warnanya. Kemudian diambil dan dimasukkan ke tasnya,” tambah Rahman.

Selepas itu, korban kembali melanjutkan pemotretan. Namun saat diperiksa di tasnya, bolpoin dan kacamata yang dicurigai adalah CCTV atau alat perekam itu sudah tidak ada.
Dari situlah korban menanyakan ke terlapor.

Namun terlapor beralasan ada meeting dan tidak bisa diganggu. Korban waktu itu bahkan sempat mengajak ngobrol secara kekeluargaan, tapi tidak digubris. Hingga korban mengadu ke polisi.

Sementara Iptu Agung Kurnia Putra, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya membenarkan jika ada laporan tersebut. Namun untuk sekarang, sifatnya baru pengaduan dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk saat ini sifatnya baru pengaduan. Karena alat buktinya belum lengkap. Nanti kalau sudah lengkap, akan ditindaklanjuti, seperti olah TKP hingga memanggil terduga pelaku untuk kita mintai keterangannya,” tegas Agung. (redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun
Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terbaru