“Mimbar Rakyat” Menolak Sistem Pemerintahan yang Menganut Politik Oligarki

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak gelar “Mimbar Rakyat” di simpang Odeng Jalan Trunojoyo, Kabupten Sumenep, Madura Jawa Timur, Selasa (3/11/2020).

Mahasiswa menilai Pemerintah Kabupaten Sumenep lebih mengedepankan kepentingan korporat dan birokrat dari pada kepentingan rakyat.

“Rakyat di injak-injak karena lebih mementingkan investor asing,” tegas Muhammad Nor salah satu orator aksi, Selasa (3/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Di momentum Hari Jadi Sumenep ke 751, saat ini banyak terjadi pengrusakan lingkungan dan alih fungsi lahan yang dilakukan para pengusaha-pengusaha asing.

“Hentikan perampasan ruang hidup dan pengrusakan lingkungan, seperti tambak udang di Lombang,” tegasnya.

Sementara itu, Mohammad Faiq, Korlap aksi, mengakui bahwa saat usia Kabupaten yang berlambang kuda terbang ini mencapai 751 tahun, keberadaan rakyat hanya digadaikan.

“Pemerintah kami buta dan tuli, tidak pernah tau bagaimana keberadaan rakyatnya,” terang Faiq.

Faiq minta Omnibus Law segera dicabut agar tidak memperparah lingkungan di Kabupaten Sumenep, dan pemerintah menghentikan kran investasi yang merugikan rakyat.

“Saya menolak sistem pemerintahan yang menganut politik oligarki,” tegasnya.

Ending dari aksi itu, para mahasiswa lakukan aski jalan mundur dari simpang Odeng hingga depan masjid Jamik, sebagai bentuk kekecewan terahadap Pemerintah Kabupaten Sumenep. (Md)

Berita Terkait

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi
Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Sejumlah Wilayah Saat Musim Kemarau 2026
PMII Sumenep Demo Pemkab, Desak Revisi Perda Tembakau

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:01 WIB

Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:59 WIB

Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:18 WIB

KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:23 WIB

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi

Berita Terbaru

Nasional

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB