Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Deteksi Dini PTM

Minggu, 26 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, Jawa Timur, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mengakibatkan kematian.

“Masyarakat harus bisa medeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pengobatan, serta menghindari berbagai faktor risiko penyakitnya, agar hidup lebih produktif,” kata Bupati Achmad Fauzi, Minggu (26/3/2023).

Menurutnya, setiap penyakit harus dilakukan pencegahan dini secara mandiri, di antaranya dengan cara menerapkan pola hidup sehat, seperti minum air putih 2 liter perhari, konsumsi sayur, aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, dan tidak mengkonsumsi alkohol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suami Nia Kurnia itu menyatakan, Pemkab Sumenep akan memperhatikan soal PTM, dengan melakukan program pencegahan dan pengendaliannya. Harapannya, ada penurunan sepertiga kematian dini, yang diakibatkan Penyakit Tidak Menular PTM.

“Data WHO 73 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh PTM, yaitu kurang lebih 1.400.000 kematian per tahun dipengaruhi oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, gaya hidup, transisi demografi, sosial ekonomi dan sosial budaya,” terangnya.

Oleh karena itu, deteksi dini penyakit tidak menular ini, menjadi salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), untuk melakukan monitoring dan menindaklanjuti sedini mungkin faktor risiko secara mandiri dan berkesinambungan.

“Mudah-mudahan dengan upaya itu, bisa memotivasi seluruh elemen dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular,” harapnya.

Seperti diketahui, Pemkab Sumenep melalui Dinias Kesehatan (Dinkes) akan melakukan deteksi dini PTM kepada 90 ribu penduduk, dan akan dilakukan di seluruh Puskesmas hingga desa melalui Posbindu, tanpa dipungut biaya apapun.(ali/red)

Berita Terkait

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:08 WIB

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB