Berkas Kasus Pelecehan Seksual Pegawai BNI Belum P21

Rabu, 29 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Berkas kasus dugaan pelecehan seksual di Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Prenduan Sumenep hingga saat ini masih dalam penelitian dan belum dinyatakan P21.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Hanis Aristya mengatakan, berkas kasus tersebut baru diterimanya sepekan yang lalu setelah sebelumnya dikembalilan pada penyidik Polres setempat untuk diperbaiki.

“Saat ini masih proses penelitian. Insya Allah minggu depan kami tentukan sikap,” katanya, Rabu (29/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, berkas dari penyidik Polres Sumenep dilimpahkan ke Kejari Sumenep pada 17 Januari 2023. Kemudian pada 25 Januari 2023. dinyatakan P19 atau tidak lengkap pada dikembalikan ke Polres Sumenep karena P19. Setelah dilengkapi, kemudian dilimpahkan kembali ke Kejari pada 22 Februari 2023.

Hasil penelitian jaksa, berkas kembali dinyatakan P19 pada Selasa (7/3/2023) dan dikembalikan ke Polres Sumenep. Selasa (21/3/2023) minggu lalu, polisi kembali menyerahkan berkas dan saat ini masih proses penelitian.

Hanis menuturkan, pihaknya ingin berkas kasus itu segera P21 dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sumenep.

Kuasa hukum korban, Zakaria Nuriman Wanda menyatakan, setelah konfirmasi ke pihak kepolisian, berkas saat ini sudah dikembaikan lagi ke kejaksaan. Sehingga, pihak korban saat ini hanya menunggu kepastian dari Kejaksaan Sumenep.

“Kami harap Kejaksaan Negeri Sumenep tidak berlama-lama dalam menangani kasus itu,” harapnya.

Terpisah, Sekretaris Cabang (Sekcab) Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sumenep, Nunung Fitriana dari awal mencurigai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memperlambat kasus tetsebut.

“Ini terbukti, hingga saat ini tidak kunjung P21, terlebih sudah bolak-balik sampai dua kali,” katanya singkat.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru