Harga Naik, Petani Beralih Budidaya Cabe Jamu

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Potensi tanaman cabe jamu di Kabupaten Sumenep semakin menggeliat. Itu terjadi seiring harga jualnya yang semakin naik.

Sebagian petani yang dulunya menanam tembakau, dalam beberapa tahun terakhir justru berubah pada tanaman cabe jamu. Ini banyak dilakukan oleh petani di Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto. Di daerah ini, hampir setiap jengkal lahan milik petani ditanami cabe jamu.

Seorang petani cabe jamu, Makruf mengatakan, awalnya cabe jamu hanya ditanam di bagian pinggir lahan, karena dianggap kurang menguntungkan. Namun, kali ini sudah banyak petani yang membudidaya, menjadi pengganti berbagai macam tanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebab, dalam beberapa tahun harga cabe jamu makin tinggi, dan saat ini sudah mencapai Rp 73 ribu per kilogram,” ungkap, Kamis (30/3/2023).

Menurut Makruf, harga cabe jamu mulai merangkak naik sejak 3 tahun lalu, yang sebelumnya hanya di bawah Rp 30 ribu per kilogram. Tetapi saat ini sudah hampir 3 kali lipat. Sehingga wajar, sebagian petani di desanya beralih membudidaya tanaman cabe jamu.

Bahkan, lanjut Makruf, potensi tanaman cabe jamu tidak hanya diminati petani di desanya, tetapi juga petani di desa tetangga. “Mudah-mudahan ke depan pertanian cabe jamu semakin membaik”, pungkasnya.(hgk/red)

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB