Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

destinasi wisata

destinasi wisata

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya terus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan setiap kawasan wisata yang dikembangkan harus mampu menggerakkan aktivitas ekonomi warga di sekitarnya.

Menurutnya, destinasi wisata tidak cukup hanya dibuka untuk umum, tetapi perlu menghadirkan berbagai kegiatan dan inovasi agar tetap hidup dan menarik minat pengunjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau wisata itu harus ada pergerakan yang terus diperbarui supaya tetap hidup. Karena itu saya ingin masyarakat Surabaya juga ikut terlibat meramaikan kawasan wisata tersebut,” kata Eri, Senin (9/3/2026).

Ia mencontohkan pengembangan kawasan wisata yang mulai dilakukan di Hutan Kota Jeruk sebagai salah satu upaya menciptakan ruang wisata yang juga menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Eri menekankan, kehadiran UMKM di kawasan wisata menjadi bagian penting agar masyarakat sekitar dapat merasakan langsung manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Ia juga menegaskan produk yang dijual pelaku UMKM harus melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas tetap terjaga, termasuk rasa makanan yang disajikan kepada pengunjung.

Menurutnya, kualitas produk menjadi faktor penting agar wisatawan merasa puas dan tertarik untuk kembali berkunjung.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemkot Surabaya berencana menggelar berbagai pelatihan bagi pelaku UMKM. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih siap memanfaatkan peluang ekonomi dari berkembangnya sektor pariwisata di Kota Pahlawan.

Penulis : Sur

Editor : Id/Red

Berita Terkait

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45 WIB

Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru