PAD Uji KIR Baru Capai 60%, Yayak: Psimis Bisa Capai Target

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses uji KIR di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Proses uji KIR di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pendapatan asli daerah (PAD) uji kendaraan bermotor (KIR) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) cukup rendah. Pada awal semester kedua, PAD sektor KIR hanya 60% dari target tahun ini.

Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Sumenep, Yayak Nurwahyudi menyatakan, minimnya PAD KIR karena banyak kendaraan umum di Sumenep belum beroperasi. Akibatnya, sopir merasa rugi jika melakukan uji KIR sementara kendaraannya tidak ada muatan.

Menurut Yayak, sapaan akrabnya, pihaknya tidak bisa memaksa persoalan tersebut. Sehingga mengaku pesimis PAD uji KIR nisa mencapai target.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena nominal target tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang beroperasi. Total jumlah kendaraan sekitar 7 ribuan. Jika mereka melakukan uji KIR semua bisa dapat sekitar Rp350 juta, tapi kan tidak mungkin ikut uji KIR semua. Apalagi, antusias masyarakat untuk melaksanakan uji KIR sangat minim,” jelasnya, Jumat (21/7/2023).

Selain itu, lanjutnya, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi penyebab masyarakat malas mengikuti  pengujian kendaraan bermotor. Untuk mengatasi hal itu, saat ini pihaknya membuat layanan berbasis digital, yakni masyarakat yang hendak uji KIR bisa membayar dengan nontunai.

Data di Dinas Perkimhub Sumenep, tahun 2021, pendapatan dari uji KIR hanya mencapai 90% dari target sebesar Rp 500 juta. Sedangkan tahun 2022 capaiannya menurun menjadi 84% dari target Rp 550 juta. Secara umum, capaian target PAD uji KIR setiap tahun berada di angka 90%.

“Karena kami biasanya belum pernah mencapai Rp 500 juta, maka tahun ini juga kami tidak yakin  mencapai target,” pungkasnya psimis.

Berita Terkait

Lumajang Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif di KI Awards 2025
PKK Probolinggo Dorong Penguatan Administrasi dan Kapasitas Kader Desa
Bupati Bangkalan Tinjau Progres Perbaikan Drainase di Arosbaya
BPBD Bangkalan Salurkan Bantuan dan Layanan Psikososial untuk Pengungsi Erupsi Semeru
Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan
LPSK Gandeng Banyuwangi Perkuat Layanan Perlindungan Saksi dan Korban di Jawa Timur
Dewan Kehormatan MIO Indonesia: Menjaga Etika, Menyalakan Regenerasi
HAKAN Dorong RUU Kewarganegaraan Masuk Prolegnas Prioritas dalam RDP dengan Komisi XIII DPR RI

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:00 WIB

Lumajang Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif di KI Awards 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 23:49 WIB

PKK Probolinggo Dorong Penguatan Administrasi dan Kapasitas Kader Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 22:35 WIB

Bupati Bangkalan Tinjau Progres Perbaikan Drainase di Arosbaya

Sabtu, 29 November 2025 - 22:34 WIB

BPBD Bangkalan Salurkan Bantuan dan Layanan Psikososial untuk Pengungsi Erupsi Semeru

Sabtu, 29 November 2025 - 22:32 WIB

Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lumajang Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif di KI Awards 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:00 WIB