Pengelola Madrasah dan RA Akan Mendapat Bantuan Peningkatan Mutu Pendidikan dari Kemenag RI

Jumat, 13 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Muhammad Shadiq.

Kasi Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Muhammad Shadiq.

SUMENEP, detikkota.com – Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep menyatakan bahwa seluruh pengelola madrasah maupun Raudlatul Atfal (RA) akan menerima program Bantuan Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Sumenep, H. Muhammad Shadiq mengatakan, bantuan tersebut merupakan program prioritas Kementerian Agama RI dalam transformasi digital dibidang pendidikan.

“Kita semua berharap ketika ada bantuan seperti ini pengelola madrasah maupun RA harus menjemput bola biar sama-sama bermanfaat untuk pendidikan kita” kata Shadiq, Jumat (13/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya meminta pada seluruh madrasah atau RA yang menerima informasi tersebut agar disebarkan pada pengelola madrasah lainnya.

“Jadi apapun bentuk bantuan yang dari Kemenag, baik alat belajar mengajar maupun lainnya harus saling mendukung antar pengelola madrasah atau RA dengan cara memberikan informasi. Kami juga sudah menyampaikan pada seluruh Pengawas Madrasah dan RA,” imbuhnya.

Informasi yang dihimpun media ini, jenis bantuan yang akan diberikan Kemenag RI pada madrasah berupa media pembelajaran digital berupa kios pintar madrasah, digitalisasi madrasah dalam bentuk papan tulis interaktif. Sementara bantuan untuk RA berupa bantuan praga edukatif.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut pengelola madrasah atau RA bisa langsung mengajukan proposal melalui laman https://appmadrasah.kemenag.go.id/simsarpras.

Dia menegaskan, seluruh bantuan murni dari pemerintah, baik Kementerian Agama RI maupun Provinsi yang bersifat gratis dan tidak ada embel-embel lainnya.

“Jadi jangan percaya jika ada yang menawarkan bantuan dengan mengatakan ada bayaran dan sebagainya. Saya pastikan semuanya adalah gratis. Sekali lagi, jangan percaya kepada orang yang mengatasnamakan Kemenag jika ada yang meminta bayaran dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta
Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak
Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik
Seorang Siswa MTsN 3 Banyuwangi Raih Medali Perak di IJSO 2025 Rusia
Ratusan Siswa SDN Tamberu 2 Pamekasan Terdampak Sengketa, Pembangunan Sekolah Baru Segera Diusulkan
“Benarkah Sekolah Indonesia Makkah Dikelola Secara Semrawut?, Dugaan Pelanggaran Administratif, Konflik Kepemimpinan, hingga Ketidaksesuaian Regulasi Saudi”

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:52 WIB

H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:58 WIB

Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:42 WIB

Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik

Berita Terbaru