Warga Kepulauan Minta Direktur PT. Sumekar yang Baru Perbaiki Pelayanan Kapal

Jumat, 27 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Puluhan warga kepulauan bersama Komunitas Warga Kepulauan (KWK) melakukan audensi ke jajaran Direksi PT. Sumekar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyoal tata niaga pelayanan Kapal Motor Penumpang Dharma Bahari Sumekar (KMP-DBS), pada Jumat (27/11/2020).

Dalam audiensinya, warga kepulauan ingin meminta komitmen pada direksi yang baru dilantik di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu, agar menampung banyaknya persoalan yang menjadi keluhan warga kepulauan selama ini.

Syafiudin selaku Ketua KWK, meminta kepada PT. Sumekar agar tidak hanya menyediakan kapal laut saja, namun pihak PT. Sumekar kedepan bisa memberikan pelayanan yang nyaman dan aman kepada masyarakat (penumpang).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana yang disampaikan kepada Direktur PT. Sumekar, agar profit oriented (keuntungan) menjadi posisi nomor dua, sedangkan yang harus diutamakan yaitu public service (pelayanan publik). Sehingga dengan adanya direksi yang baru ini, mampu memberikan beberapa suguhan rekomendasi dari KWK.

“Alhamdulillah, Pak Direksi juga sanggup, kami memberi batas waktu 100 hari, untuk perbaikan,” jelasnya, usai audiensi dengan jajaran direksi PT. Sumekar.

Ketua KWK juga menyepakati bahwa manajemen yang sebelumnya dinilai kurang dalam pelayanannya, sehingga PT. Sumekar perlu menyusun kembali standart operasional prosedur (SOP) dalam pelayanannya.

Sejauh ini pelayanan yang diberikan, dirasa kurang memanusiakan manusia, sebab penumpang tidak diberikan tempat yang layak didalam kapal laut.

“Penumpang biasanya dikumpulkan dengan barang, bahkan ada binatang (sama kuda, red), kemaren juga ada yang kehilangan sepeda motor,” ungkapnya.

Selaku warga kepulauan, Syafiudin berharap, dengan adanya direksi yang baru, bisa mengubah kebiasaan buruk manajemen pelayanan yang lama. “Melayani publik secara prima dan bertanggung jawab,” harapnya.

Sementara itu, Syaiful Bahri, Direktur Utama PT. Sumekar sangat mengapresiasi aspirasi warga kepulauan, bahwa keluhan dan harapannya sudah menjadi visi dan misi kedepan, sehingga pihaknya hanya membutuhkan dukungan dari KWK.

Dengan begitu, pihaknya ketika menciptakan program dan perbaikan terhadap manajemen pelayanan di transportasi laut, tentunya harus ada gayung bersambut dari pihak KWK.

“Contohnya yang disampaikan tadi, kita harus memanusiakan manusia di atas kapal,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berupaya yang terbaik kepada penumpang, untuk memilah-milah tempat antara penumpang dengan barang, kemudian akan diberlakukan jalur khusus kepada para pejalan kaki agar tidak saling melangkah-langkahi orang.

“Agar tidak semrawut, akan kita coba lakukan penataan, ini menjadi catatan kami dalam memberikan pelayanan yang baik,” tukasnya. (Md)

Berita Terkait

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim
Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep
Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta
Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART
Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram
KPH Purwakarta Klarifikasi Isu Status Lahan Pembangunan Rumah Relokasi di Desa Panyindangan
Surabaya Siaga Bencana, 97 Armada dan Robot PMK Dikerahkan
Hampir 80 Persen Paket MBG di SDN Tanjungjaya Diduga Basi, Tokoh Masyarakat Desak Evaluasi SPPG

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:35 WIB

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:49 WIB

Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:11 WIB

Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:37 WIB

Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:00 WIB

Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

Daerah

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Minggu, 1 Feb 2026 - 14:35 WIB