Temukan Petugas Pantarlih Gunakan Joki, Bawaslu Sumenep Minta KPU Lakukan Evaluasi

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep menemukan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di beberapa desa menggunakan jasa orang lain alias joki.

Kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, mereka menggunakan jasa orang lain atau joki saat melakukan coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih pilkada serentak November 2024 mendatang.

“Temuan ini berdasarkan laporan dari pengawas desa. Mereka (Pantarlih) tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya dalam melakukan coklit,” kata Ketua Bawaslu Achmad Zubaidi, Jumat (12/07/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan temuan dan laporan yang diterima jumlah sementara ada lima petugas Pantarlih. Namun, Ketua Bawaslu mengatakan tidak menutup kemungkinan hal itu bisa bertambah karena proses coklit masih berjalan hingga sampai batas waktu 24 Juli mendatang.

“Untuk sementara ini yang masuk temuan ada 5 orang, itupun di kepulauan di 2 kecamatan yakni Kecamatan Nonggunong pulau Sepudi dan Kecamatan Giligenteng,” ungkap Ketua Bawaslu.

Menurutnya, Pantarlih menggunakan jasa orang lain atau joki itu jelas melanggar aturan yang telah ditetapkan. Bahkan menyimpang dari sumpah dan janjinya sebagai petugas KPU untuk melakukan coklit.

Selain itu, Bawaslu juga menemukan beberapa penyimpangan yang dilakukan oleh pantarlih seperti tidak melakukan coklit secara langsung, jumlah KK dicoklit tapi tidak ditempeli stiker dan juga sebaliknya, serta temuan pemilih meninggal dunia tapi tetap masuk daftar.

“Dengan temuan seperti ini. Saya minta KPU Sumenep perlu evaluasi terhadap pantarlih yang tidak bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, seperti menggunakan joki dan lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis
Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB