Cakupan Imunisasi Campak Rubela di Sumenep Tembus 88,3 Persen

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melaporkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR) telah mencapai 88,3 persen hingga hari ke-20 pelaksanaan, Rabu (17/09/2025).

Kepala DKP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan dari total sasaran 73.969 anak, sebanyak 65.289 sudah diimunisasi. Rinciannya, usia 9–12 bulan tercatat 2.632 anak (77,3 persen), usia 12–47 bulan sebanyak 26.346 anak (84,3 persen), usia 4–6 tahun 24.823 anak (94,4 persen), dan usia 7 tahun sebanyak 11.488 anak (88,3 persen).

Capaian tertinggi dicatat Puskesmas Giligenting dengan 99 persen dari 1.565 sasaran, sedangkan capaian terendah ada di Puskesmas Dungkek dengan 60 persen dari 2.362 sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ellya mengapresiasi kinerja Puskesmas Giligenting dan meminta seluruh Puskesmas terus mengintensifkan imunisasi dengan dukungan lintas sektor di kecamatan maupun desa. “Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi menjadi kunci pencegahan penularan campak,” ujarnya, Kamis (18/09/2025).

Menurutnya, DKP2KB telah menyiapkan langkah pendukung berupa penyediaan vaksin, logistik kesehatan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Selain itu, penyuluhan kesehatan juga terus dilakukan bersama tokoh masyarakat guna meningkatkan kesadaran pentingnya imunisasi.

Pihaknya menegaskan akan terus memantau perkembangan melalui survei epidemiologi, memperkuat pencegahan di wilayah berisiko, serta memberikan penanganan intensif bagi kasus yang ditemukan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak panik, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Kasus Suspek Chikungunya Muncul di Sejumlah Wilayah Pamekasan, Dinkes Minta Warga Waspada
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Prestasi Kesehatan Desa, Posyandu ILP 6 SPM Pinggirpapas Juara I Sumenep
Status KLB Campak di Sumenep Masih Menunggu Keputusan Resmi Kemenkes
Puskesmas Masalembu Gencarkan BIAS, Tingkatkan Kekebalan Anak Sekolah
Kasus Campak di Sumenep Turun Drastis, November Nihil Laporan Baru
Puteri Indonesia 2025 Ajak Remaja Banyuwangi Peduli Kesehatan Mental
Wali Kota Eri Instruksikan Rumah Sakit Hilangkan Sekat Sosial dalam Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 14:30 WIB

Kasus Suspek Chikungunya Muncul di Sejumlah Wilayah Pamekasan, Dinkes Minta Warga Waspada

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:11 WIB

Prestasi Kesehatan Desa, Posyandu ILP 6 SPM Pinggirpapas Juara I Sumenep

Rabu, 26 November 2025 - 12:28 WIB

Status KLB Campak di Sumenep Masih Menunggu Keputusan Resmi Kemenkes

Selasa, 25 November 2025 - 15:19 WIB

Puskesmas Masalembu Gencarkan BIAS, Tingkatkan Kekebalan Anak Sekolah

Berita Terbaru