Pemkot Surabaya Gandeng Densus 88 Tangkal Radikalisme Digital di Kalangan Anak

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Densus 88 Antiteror Polri untuk memperkuat pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di kalangan anak-anak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap ancaman ideologi ekstrem yang kini menyebar melalui ruang digital, termasuk gim daring.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelumnya mengingatkan masyarakat akan bahaya infiltrasi paham radikal melalui dunia maya. Lembaga tersebut mencatat sedikitnya 13 anak di berbagai daerah Indonesia telah terhubung dengan jaringan simpatisan teroris lewat permainan daring.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, menyebut radikalisme sebagai bentuk kekerasan psikis yang dapat mengubah karakter anak tanpa disadari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah salah satu bentuk kekerasan psikis, karena terornya tidak terlihat tapi bisa mengubah karakter anak,” ujar Ida, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, kolaborasi dengan Densus 88 menjadi momentum penting untuk memperluas edukasi tentang bahaya radikalisme dan pentingnya berinternet secara sehat kepada guru, siswa, dan orang tua.

“Upaya pencegahan berinternet sehat sebenarnya sudah lama dilakukan, tapi kini ada materi baru yang perlu disampaikan ke anak-anak,” jelasnya.

Ida menambahkan, Pemkot Surabaya juga menggandeng sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan (Dispendik) dalam memperluas jangkauan edukasi, tidak hanya kepada siswa tetapi juga kepada orang tua.

“Banyak orang tua mengira anaknya aman karena diam di kamar, padahal bisa saja mereka sedang terpapar konten yang berdampak buruk secara psikologis,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengoptimalkan peran Kampung Pancasila sebagai wadah edukasi masyarakat untuk memperkuat ketahanan sosial melalui pilar sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Program pencegahan ini turut melibatkan komunitas anak seperti Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes), Forum Anak Surabaya (FAS), dan Duta Genre dalam kampanye anti-kekerasan dan wawasan kebangsaan.

“Pendekatan dari anak ke anak terbukti efektif. Anak-anak FAS dan Paskibra juga aktif memberikan materi kebangsaan kepada teman-temannya,” tutur Ida.

Ia menegaskan, meski banyak program telah dijalankan, peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam mencegah paparan paham radikal di dunia digital.

“Orang tua perlu memahami dan masuk ke dunia anak-anak, karena tidak semua hal di sana baik,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru