Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Aktivitas penambangan Galian C di sekitar kawasan Asta Tinggi Sumenep mendapat sorotan dari kalangan pemerhati budaya. Lokasi penambangan tersebut dinilai berada dekat dengan situs bersejarah pemakaman Raja-Raja Sumenep yang memiliki nilai budaya, sejarah, dan spiritual bagi masyarakat Madura.

Asta Tinggi merupakan kawasan bersejarah yang telah berusia ratusan tahun dan dikenal sebagai salah satu simbol penting peradaban Sumenep. Selain menjadi destinasi wisata religi, kawasan ini juga dipandang sebagai situs sakral yang hingga kini masih dijaga dan dihormati oleh masyarakat setempat.

Menanggapi kondisi tersebut, Paguyuban Potra Potre Budaya Madura menyampaikan keprihatinan atas aktivitas Galian C yang dinilai berpotensi mengganggu kelestarian kawasan bersejarah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Paguyuban Potra Potre Budaya Madura periode 2025–2026, Potra Bady, mengatakan bahwa Asta Tinggi tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pemakaman, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya Madura yang memiliki nilai penting dan harus dilindungi.

“Asta Tinggi adalah situs bersejarah dan makam Raja-Raja Sumenep yang memiliki nilai penting bagi budaya Madura. Kawasan seperti ini semestinya mendapatkan perlindungan, bukan justru terancam oleh aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan dan kesakralannya,” ujar Potra Bady, Kamis (8/1/2026).

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap situs bersejarah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Menurutnya, meskipun suatu situs belum sepenuhnya ditetapkan secara administratif, tetap wajib dijaga dari aktivitas yang dapat menimbulkan kerusakan.

Potra Bady menyatakan pihaknya tidak menolak pembangunan, namun menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya. Ia mengingatkan agar kepentingan ekonomi jangka pendek tidak mengorbankan warisan sejarah yang bernilai tinggi.

Selain itu, Paguyuban Potra Potre Budaya Madura meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas Galian C tersebut, baik dari sisi perizinan, dampak lingkungan, maupun pengaruhnya terhadap kawasan bersejarah Asta Tinggi.

Paguyuban tersebut juga menyatakan kesiapan untuk berdialog dan berkolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat guna memastikan pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sumenep tetap terjaga.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru